TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jawa Barat bersiap menghadapi gelombang besar pergerakan manusia saat masa mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jawa Barat, diperkirakan sebanyak 25,6 juta orang atau sekitar separuh dari jumlah penduduk akan melakukan perjalanan mudik dari wilayah Jawa Barat.
Angka ini juga menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan daerah asal pemudik terbesar di Indonesia.
Jabar menyumbang sekitar 21,52 persen dari total pergerakan nasional yang diprediksi mencapai 143,9 juta jiwa.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengungkapkan bahwa pergerakan pemudik di Jawa Barat terpusat di sejumlah kabupaten/kota padat penduduk.
Baca juga: Daftar 16 Jalur Alternatif Mudik di Cirebon yang Akan Diperbaiki, Termasuk Kanci-Sindanglaut
Daerah Asal Pemudik Terbesar:
Daerah Tujuan Utama: Kabupaten Garut diprediksi menjadi destinasi favorit dengan 2,94 juta pemudik, disusul Kabupaten Bandung (2,39 juta orang), dan Kabupaten Tasikmalaya (1,9 juta orang).
Dhani menyebutkan bahwa pola mudik masyarakat tahun ini masih sangat bergantung pada transportasi pribadi.
Secara nasional, sebanyak 76,24 juta orang memilih menggunakan mobil pribadi, sementara 24,08 juta lainnya memilih sepeda motor.
"Dominasi kendaraan pribadi ini membuat sejumlah jalur utama seperti Lintas Utara dan Selatan Jawa, serta jalur Puncak-Cianjur diprediksi akan mengalami kepadatan tinggi," ujar Dhani, Jumat (6/3/2026).
Untuk pengendara motor, jalur arteri dan Lintas Utara Jawa menjadi titik yang paling diwaspadai karena diproyeksikan menampung jutaan pemudik sekaligus.(*)