Keistimewaan Sholat Tarawih Malam ke-18 Ramadhan, Sabtu 7 Maret: Ridha Allah SWT kepada Hambanya
Sarah Elnyora Rumaropen March 07, 2026 06:00 AM

SURYAMALANG.COM, - Menapaki malam ke-18 Ramadhan 1447 Hijriah pada Sabtu (7/3/2026), antusiasme umat Islam di tanah air dalam menjalankan sholat tarawih tetap terjaga dengan khidmat.

Di balik ritual ibadah malam ini, terselip janji spiritual yang menyentuh hati bagi mereka yang melaksanakannya.

Merujuk pada penjelasan dalam kitab Durratun Nasihin, malam ke-18 membawa kabar gembira berupa turunnya ridha Allah SWT bagi hambanya. 

Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama, tanggal 18 Ramadan 1447 H bertepatan dengan hari Minggu, 8 Maret 2026.

Baca juga: Doa Ramadhan Hari ke 17, Sabtu 7 Maret 2026 Lengkap dengan Doa Nuzulul Quran

Mengingat dalam penanggalan Hijriah pergantian hari dimulai sejak terbenamnya matahari (maghrib), maka malam ke-18 Ramadan sudah dimulai pada Sabtu malam, 7 Maret 2026.

Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk tetap melaksanakan sholat tarawih sebagaimana malam-malam sebelumnya selama bulan Ramadhan. 

Hikmah dan Keutamaan Sholat Tarawih

Sholat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah sholat Isya dan menjadi salah satu amalan khas di bulan Ramadhan.

Dalam sejumlah literatur keislaman, terdapat penjelasan mengenai keutamaan sholat tarawih pada setiap malam Ramadhan. 

Salah satu rujukan yang kerap disebut adalah kitab Durratun Nasihin.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Malang, Batu, Surabaya Sabtu 7 Maret 2026 dan Momen Nuzulul Quran di Banyuwangi

Kitab tersebut memuat penjelasan tentang berbagai fadhilah atau keutamaan sholat tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 Ramadhan.

Meski demikian, penjelasan dalam kitab tersebut tidak seluruhnya berasal dari hadits yang kuat. 

Oleh karena itu, ulama menjelaskan keterangan tersebut lebih tepat dipahami sebagai motivasi bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah selama bulan Ramadhan.

Keistimewaan Sholat Tarawih Malam ke-18 Ramadhan

Berikut fadhilah sholat tarawih pada malam ke-18 Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam kitab Durratun Nasihin:

Malam ke-18: "Malaikat menyeru bahwa Allah telah meridhai hamba yang melaksanakan sholat tarawih, serta meridhai kedua orang tuanya".

Keutamaan ini menggambarkan pentingnya menjaga konsistensi ibadah selama Ramadhan.

Melaksanakan sholat tarawih secara rutin dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, berbagai keterangan mengenai keutamaan tarawih juga dapat menjadi dorongan spiritual bagi umat Islam agar tetap semangat menjalankan ibadah hingga akhir Ramadhan.

Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-1 hingga ke-18 

Berikut merupakan keutamaan Shalat Tarawih malam 1 sampai dengan malam 18 yang terdapat dalam Kitab Durratun Nasihin:

- Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

- Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.

- Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.

- Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.

- Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.

- Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.

- Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.

- Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.

- Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.

- Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

- Malam 11: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

- Malam 12: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

- Malam 13: Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.

- Malam 14: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan sholat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.

- Malam 15: Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy, dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

- Malam 16: Pada malam keenam belas, Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.

- Malam 17: Pada malam ketujuh belas, akan diberi pahala sebagaimana pahala para nabi.

- Malam 18: Pada malam kedelapan belas, malaikat berkata: wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhai-Mu dan kedua orang tuamu.

Nah, salah satu doa yang bisa kita baca pada hari ke-18 puasa Ramadhan adalah doa berikut ini.

Doa Ramadhan Hari ke-18

Berikut adalah bacaan doa yang bisa diamalkan pada Ramadhan Hari ke-18:

Teks Arab:

اَللَّهُمَّ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَائِيْ إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُوْرِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِيْنَ

Teks Latin:

Allâhumma nabbihnî fîhi libarakâti ashârihi wa nawwir fîhi qalbî bidhiyâi anwârihi wa khudz bikulli a’dhâî ilat tibâ’I âtsârihi binûrika yâ munawwiral qulûbi ârifîn

Artinya, ”Ya Allah sadarkanlah aku untuk mengetahui berkat yang ada pada waktu sahur. Terangilah hati-ku dengan cahaya-Mu yang lembut. Jadikanlah seluruh anggota badanku dapat mengikuti cahaya itu. Wahai Penerang hati sanubari. Aamiin.

(Tribunnews.com/sonora.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.