Aksi Haji Her Crazy Rich Madura, Bedah Rumah Warga Pakai Laba MBG: Jangan Ambil Keuntungan Pribadi
ninda iswara March 07, 2026 06:07 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Haji Her atau Khairul Umam kembali menjadi perbincangan hangat di Jawa Timur.

Namun kali ini, sorotan publik bukan tertuju pada koleksi mobil mewah yang kerap dikaitkan dengan dirinya.

Justru yang menarik perhatian adalah langkah sosial yang ia lakukan di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

Baru-baru ini, Haji Her melakukan peletakan batu pertama untuk program bedah rumah bagi warga kurang mampu di desa tersebut.

Program ini menjadi perhatian karena sumber pendanaannya terbilang tidak biasa.

Dana renovasi rumah itu bukan berasal dari program CSR perusahaan seperti pada umumnya.

Sebaliknya, biaya pembangunan tersebut diambil langsung dari keuntungan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ia kelola sendiri.

Baca juga: Mengenal Haji Her, Crazy Rich Madura Bangun 1000 Rumah hingga Bagi-bagi Uang di Ompreng MBG

Mengenal Sosok Haji Her

Di kalangan masyarakat Madura, nama Haji Her sudah lama dikenal luas.

Ia merupakan CEO PT Bawang Mas Group yang sukses membangun bisnis di sektor tembakau.

Tak heran jika banyak orang menjulukinya sebagai “Sultan Tembakau”.

Julukan tersebut muncul karena ia kerap mengambil kebijakan menaikkan harga serapan tembakau demi meningkatkan kesejahteraan para petani.

Meski dikenal sebagai salah satu pengusaha tajir, bahkan sering disebut sebagai Crazy Rich, gaya hidup Haji Her justru terbilang sederhana.

Penampilannya yang identik dengan sarung dan peci cokelat sudah menjadi ciri khas yang melekat kuat.

Menariknya, gaya tersebut tetap ia pertahankan dalam berbagai kesempatan, bahkan ketika berada di luar negeri.

"Saya enak, nyaman pakai sarung. Sudah kebiasaan. Pernah dulu pakai celana cuma belakangan ini pakai sarung terus," ungkap Haji Her, Selasa (3/3/2026).

Gebrakan Bedah Rumah: 1 Rumah Tiap Bulan

Haji Her menegaskan bahwa pengelolaan dapur MBG miliknya di Bangkalan murni bertujuan sosial.

Setelah sukses memberikan tambahan uang saku Rp50.000 di dalam ompreng makan siang siswa, kini ia menyasar perbaikan hunian warga.

"Memang kita baru jalan sebulan. Dari keuntungan MBG ini saya pakai untuk bedah rumah," ujar Haji Her.

Rencananya, ia akan membangun atau merenovasi satu rumah setiap bulan untuk masyarakat Bangkalan yang kurang mampu berdasarkan data tim Bawang Merah Center (BMC).

"Hasilnya saya buat bedah rumah agar bisa ditiru oleh dapur lain. Program MBG yang diberikan pemerintah jangan disalahgunakan hanya semata-mata mengambil keuntungan pribadi," tambahnya.

Alasan Haji Her Menolak Terjun ke Politik

Banyak pihak menduga aksi sosial masif ini adalah langkah menuju kursi jabatan.

Namun, pengusaha asal Pamekasan ini secara konsisten membantah rumor tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki ambisi politik sedikit pun.

"Saya tidak ingin jadi pejabat, langsung dilantik pun saya tidak mau," tegas Haji Her pada Senin (23/2/2026).

Motivasi utamanya murni berkaitan dengan pemerataan ekonomi dan rasa terima kasihnya atas rezeki dari hasil bumi Madura.

"Kita kan kaya dari tembakau. Sudah dikasih rezeki sama yang kuasa sudah saatnya kita kembalikan ke petani. Berbagi dan pemerataan ekonomi," jelasnya.

Baca juga: Haji Her Crazy Rich Madura Bagi-bagi Rp 50 Ribu, Tak Ambil Untung dari MBG: Uang Saya Udah Banyak

UANG DI MBG - Ompreng MBG di Bangkalan selain berisi makanan, juga terdapat hadiah uang Rp50.000. Uang itu berasal dari pengusaha asal Pamekasan, Haji Her. (Kompas.com/TribunJatim/ Kuswanto Ferdian)

Pesan untuk Pengelola Gizi (SPPG)

Sebagai pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Haji Her mengklaim sangat ketat soal kualitas. 

Ia melarang keras pengurangan mutu makanan demi mengejar profit, karena ia percaya nutrisi yang baik adalah kunci kecerdasan siswa.

"Semua hasil MBG, tiap bulan satu rumah. Sepeserpun saya tidak ambil," pungkasnya.

Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqulhak Alfarizi, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dapur MBG milik Haji Her yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi desanya.

Seperti disebuti sebelumnya,  Haji Her adalah pengusaha tembakau asal Madura sekaligus CEO Bawang Mas Group yang memproduksi rokok.

Kekayaannya tak diketahui pasti.

Tapi sebagai gambaran, kekayaan itu bisa terlihat dari sejumlah aksi sosial yang dilakukannya yang sempat viral dan selalu menjadi sorotan.

Haji Her adalah sosok yang cukup ternama pada kalangan masyarakat Madura.

Dia menjadi Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Madura (P4TM).

Pria itu disebut crazy rich Madura karena bisnis tembakaunya berjaya.

Sebutan itu juga disematkan lantaran Haji Her punya rumah megah dan mentereng di Jalan Raya Trasak, Pamekasan.

Haji Her bernama asli Khairul Umam dan dilahirkan di Pamekasan pada tanggal 25 November 1981.

Di samping memiliki usaha tembakau, dia juga punya usaha bidang minuman dan makanan cepat saji.

(TribunTrends/Bangkapos)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.