TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalur Manganitu menuju Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), pada Jumat (6/3/2026) kemarin sekitar pukul 19.20 WITA.
Insiden tersebut melibatkan seorang pelajar berinisial GT yang masih berusia 16 tahun.
Beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban meninggal dunia.
Meski demikian, korban mengalami sejumlah luka yang tergolong cukup serius.
Beberapa bagian tubuhnya mengalami luka-luka, bahkan kaki kirinya dilaporkan mengalami patah.
Kejadian itu berlangsung ketika korban mengendarai sepeda motor seorang diri di lokasi kejadian.
Menurut penuturan korban yang kemudian disampaikan kepada warga sekitar, kecelakaan bermula ketika ia sempat menoleh ke arah belakang saat sedang mengendarai motor.
Tidak lama setelah itu, kendaraannya diduga kehilangan kendali hingga keluar dari jalur dan akhirnya terjatuh.
“Saya sedang membawa kendaraan, lalu sempat melihat ke belakang dan tiba-tiba kendaraan keluar dari jalur,” ujar korban sebagaimana diceritakan kembali oleh warga yang menolongnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang tukang ojek warga Manganitu, Billy Kawenggo.
Saat ditemukan, korban sudah berada di tepi jalan dalam kondisi berusaha merangkak keluar dari dalam got.
“Saya temukan dia sudah merangkak dari dalam got, lalu orang mulai datang. Kami angkat dia ke mobil dan langsung dibawa ke Puskesmas,” kata Billy.
Setelah dievakuasi warga, korban segera dilarikan ke Puskesmas Manganitu untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, GT masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.
Tentang Sangihe
Ibukota Kebupaten Kepulauan Sangihe adalah Tahuna.
Kabupaten Kepuluan Sangihe terdiri atas 105 pulaukecil dan sangat kecil dimana 26 pulau berpenghuni dan 79 pulau tidak berpenghuni.
Berada antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao (Republik Pilipina).
Sebagian besar warganya bekerja sebagai nelayan.(EDU)