TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga jenazah kru kapal tug boat Mega yang meninggal dalam insiden kapal terbalik di perairan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (7/3) sore, akhirnya dipulangkan.
Keluarga membawa pulang jenazah setelah membuat surat pernyataan menolak dilakukan tindakan otopsi kepolisian.
Kordinator Sekurity Rumah Sakit Mutiara Aini mewakili humas mengatakan jenazah telah dipulangkan Sabtu (7/3) dini hari.
"Sudah dibawa pulang dini hari tadi, sekitar pukul 01:00 wib, pakai mobil ambulan mitra rumah sakit," ujar Agung saat ditemui di rumah sakit, Sabtu (7/3) pagi.
Kata dia, jenazah dibawa pulang keluarga setelah ada membut surat pernyataan dan disetujui oleh Polairud Polda Kepri dan disaksikan Polsek Batu Aji.
Tiga jenazah yang dibawa keluarga, Abdul Rahman, Guntur Pardede serta Jhonson Bertuahman Damanik.
Dikatakan Agung, ketiga korban masuk ke rumah sakit sekira pukul 16:20 wib.
"Jenazah pertama masuk jam 16:20 wib, kemudian langsung jenazah kedua dan ketiga. Pas masuk itu belum ada identita, kami cuman beri nomor jenazah. Baru disusul identitas dari perusahaan," ungkap Agung.
Agung menyebutkan suasana rumah sakit malam itu ramai, dipenuhi anggota keluarga.
"Sampai jam 03:00 wib pagi subuh tadi baru selesai," katatanya.
Pantauan Tribun di kamar jenazah, tak ada lagi mayat di ruangan. Yang ada, hanya kasur dan peralatan tandu pasien. Beberapa kasur masih terlihat menempel darah segar yang mulai mengering beberapa petugas, mulai membersihkan dan merapikan ruang mayat. Kasur bercak darah mulai dicuci.
"Sudah dibawa pulang sama keluarganya. Kami membersihkan, supaya darahnya tak mengering," ujar seorang pekerja kamar mayat dilokasi.
Sebelumnya jenazah sempat direncanakan akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses lebih lanjut.
Namun pihak keluarga memilih langsung memulangkan jenazah ke rumah duka. Kini masing-masing jenazah telah di rumah duka. (Tribunbatam.id/bereslumbantobing)