POS-KUPANG.COM - Berikut kunci jawaban PAI kelas 10 SMA halaman 308 kurikulum merdeka.
Setelah mengerjakan soal pilihan ganda, siswa bisa lanjut menjawab soal esai di bawahnya.
Ada lima soal tentang materi peran tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia.
Latihan ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang materi yang sudah dipelajari.
Orang tua/wali bisa menggunakan kunci jawaban berikut untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140: Memperbaiki Kalimat Sesuai Kaidah Penulisan
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
1. Mengapa para Wali Songo dalam berdakwah menggunakan pendekatan tadrij dan ‘adamul haraj? Jelaskan!
Jawaban: Karena dengan metode tadrij (bertahap) dan ‘adamul haraj (tidak menyakiti) dalam berdakwah, para Wali Songo tersebut melakukan:
a. Tidak ada ajaran yang diberlakukan secara mendadak, segala sesuatu melalui proses penyesuaian, bahkan sering bertentangan dengan Islam, maka secara bertahap, hal tersebut diluruskan oleh para wali dengan metode dakwah yang penuh kelembutan dan kedamaian.
b. Para wali tidak menyebarkan ajaran Islam dengan mengusik tradisi asli masyarakat Nusantara, bahkan tidak mengusik agama dan kepercayaan mereka, namun memperkuatnya dengan cara-cara yang islami
2. Mengapa Sunan Kudus memutuskan melarang untuk menyembelih sapi pada saat pelaksanaan hari raya Idul Adha di wilayah Kudus dan sekitarnya? Jelaskan!
Jawaban: Sebagai bentuk toleransi, penghormatan dan penghargaan kepada umat Hindu, sehingga pada saat hari raya Idul Adha Sunan Kudus tidak memperbolehkan umat Islam untuk menyembelih sapi, hewan yang dianggap keramat dan suci bagi umat Hindu.
3. Bagaimanakah strategi Sunan Bonang dalam melakukan upaya penyebaran Islam di wilayah pulau Jawa, khususnya wilayah Tuban dan sekitarnya? Jelaskan!
Jawaban: Sunan Bonang memanfaatkan salah satu alat musik tradisional yang ada di Jawa Timur yaitu bonang yang merupakan salah satu instrument dalam set gamelan Jawa dan menciptakan suluk/syair-syair yang berisi ajaran-ajaran Islam, kemudian disenandungkan dengan diiringi alunan musik gamelan tersebut.
4. Mengapa Sunan Gresik menghapuskan sistem kastanisasi yang merupakan tradisi yang berasal dari ajaran agama Hindu sebelumnya? Jelaskan!
Jawaban: Maulana Malik Ibrahim tergerak untuk melakukan perbaikan, karena dalam ajaran Islam, pengelompokan manusia berdasarkan kasta merupakan kerusakan moral dan tidak sesuai dengan ajaran Islam, di mana
tidak ada yang membedakan derajat satu orang dengan orang yang lain melainkan ketakwaannya kepada Allah Swt.
5. Bagaimanakah pendapatmu, terhadap cara-cara dakwah kontemporer dengan menggunakan propaganda media sosial, yang di dalamnya banyak terdapat ujaran kebencian, memaki-maki, kasar dan tidak beradab baik kepada sesama muslim maupun kepada umat lain? Jelaskan!
Jawaban: Tidak setuju. Mengapa?
Semangat berdakwah sebaiknya dilakukan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kelembutan, keramahan, penuh dengan norma dan sopan santun serta menghindari tindakan kekerasan sebagaimana yang dilakukan oleh para Wali Songo, diteladani dan dikembangkan dalam frame negara kesatuan Republik Indonesia dengan beragam suku bangsanya ini.
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Halaman 305-308: Penilaian Pengetahuan Bab 10
Sumber: buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X halaman 308 Kurikulum Merdeka, Bab 10: Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia (Metode Dakwah Islam Oleh Wali Songo di Tanah Jawa).
Penulis dan penerbit: Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati, terbitan Kemdikbudristek (2021).
Kunci Jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan untuk membantu proses belajar siswa.
Untuk itu, siswa diharapkan dapat mengerjakan soal-soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu sebelum dikoreksi dengan kunci jawaban.
(Pos-kupang.com/Agustina Rahma)