Program Jalan Bang Andra, Cara Pemprov Banten Mendorong Pergerakan Ekonomi Masyarakat Desa
Wawan Perdana March 07, 2026 03:07 PM

 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG–Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Provinsi Banten, Arif Agus Rakhman, kembali menjelaskan program prioritas Gubernur Banten Andra Soni yang dikenal dengan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Arif Agus Rakhman saat menghadiri diskusi Temu Media yang digelar di Pusat Pengembangan Jurnalis TV (PPJTV) Banten, Kota Serang, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah jurnalis dari berbagai media di Banten.

Pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah dan insan pers mengenai program pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, Arif menjelaskan bahwa program Bang Andra telah dirancang sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Banten.

Fokus utama program ini adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah desa yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.

Baca juga: Kadis PUPR Banten Jelaskan Juknis Pengusulan Program Bang Andra, Desa Bisa Ajukan Perbaikan Jalan

Menurut Arif, pembangunan infrastruktur desa merupakan kunci untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan usaha kecil di pedesaan.

“Pak Gubernur saat pertama kali dilantik langsung merumuskan program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Tujuannya agar infrastruktur desa bisa terbangun dengan baik, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat juga bisa tumbuh dan berjalan,” kata Arif dalam diskusi tersebut.

Ia mencontohkan, akses jalan yang memadai akan memudahkan para petani dalam mendistribusikan hasil panen mereka ke pasar. 

Dengan kondisi jalan yang baik, biaya transportasi dapat ditekan dan proses distribusi menjadi lebih cepat.

“Petani bisa mengangkut padi dengan nyaman kalau akses jalannya bagus. Jadi dampaknya bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Arif mengakui bahwa program tersebut tidak dapat menjangkau seluruh desa di Provinsi Banten secara sekaligus.

Pasalnya, jumlah desa di Banten mencapai lebih dari 1.200 desa, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas kebutuhan di lapangan.

“Memang masih banyak yang belum terjangkau, karena tidak mungkin semuanya langsung ter-cover. Di Banten ada lebih dari 1.200 desa. Karena itu, program ini dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

lihat foto
Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) telah dirancang sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni.

Perluas Jangkauan Pendidikan Gratis

Selain pembangunan infrastruktur desa, Arif juga menyinggung program prioritas lainnya di bidang pendidikan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten, yakni program pendidikan gratis bagi pelajar.

Ia menyebutkan, program tersebut saat ini telah dirasakan manfaatnya oleh puluhan ribu siswa di Banten.

“Program pendidikan gratis yang digagas oleh Pak Gubernur saat ini sudah dirasakan oleh lebih dari 60 ribu siswa,” katanya.

Arif menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program-program tersebut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Melalui forum diskusi Temu Media tersebut, Arif juga menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin secara terbuka dan konstruktif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.