TRIBUNKALTIM.CO - Informasi gempa hari ini kembali dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gempa bumi terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 13.42.03 WIB di wilayah Lampung Barat, Provinsi Lampung.
Berdasarkan data BMKG, gempa memiliki kekuatan magnitudo 4,0 dengan lokasi pada koordinat 5.25 Lintang Selatan dan 104.28 Bujur Timur.
Pusat gempa berada di darat sekitar 35 kilometer tenggara Lampung Barat dengan kedalaman 2 kilometer.
BMKG juga menyebut gempa tersebut dirasakan di wilayah Bengkunat dengan intensitas II MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung dapat bergoyang.
Baca juga: Gempa Hari Ini Magnitudo 2,3 Guncang Polewali Mandar, Ini Info BMKG Terbaru
Berikut rincian gempa terkini berdasarkan laporan BMKG:
Gempa dengan kedalaman yang relatif dangkal seperti ini biasanya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa, meskipun tidak selalu menimbulkan kerusakan.
BMKG menyediakan beberapa sumber resmi untuk memantau gempa bumi secara cepat dan langsung:
1. Gempa Bumi Real-time BMKG – Menampilkan daftar gempa terbaru termasuk waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, dan lokasi.
2. Halaman Gempa Bumi Terkini BMKG – Informasi gempa bumi terbaru yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
3. InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) – Situs inti untuk informasi gempa signifikan dan potensi tsunami, termasuk katalog kejadian penting.
4. Aplikasi Resmi Info BMKG – Aplikasi mobile untuk Android dan iOS yang menyediakan informasi gempa bumi real-time, prakiraan cuaca, kualitas udara, serta potensi tsunami.
Berikut langkah mudah untuk cek gempa terkini:
1. Buka situs utama BMKG: https://www.bmkg.go.id/
2. Pilih menu “Gempabumi & Tsunami”.
3. Klik “Gempabumi Terkini” atau “Real-time” untuk melihat daftar gempa terbaru.
4. Informasi gempa muncul lengkap dengan data magnitudo, lokasi, dan waktu kejadian.
Dengan aplikasi Info BMKG, Anda juga dapat menyalakan notifikasi gempa di ponsel, sehingga mendapat peringatan dini ketika kejadian terjadi.
BMKG mengoperasikan jaringan seismograf luas dan sistem peringatan dini gempa serta tsunami untuk memberi informasi cepat dan akurat kepada publik.
Dalam sistem InaTEWS, informasi gempa dan potensi tsunami dapat terbit hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi, dengan parameter seperti:
Info ini sangat penting untuk langkah keselamatan.
Baca juga: Baru Saja! Info BMKG Gempa Aceh dan Sumut Hari Ini 4 Maret 2026, Informasi Keselamatan Gempa Bumi
Dalam setiap rilis gempa bumi, BMKG tidak hanya menyebut magnitudo, tetapi juga menampilkan skala intensitas guncangan I–X.
Skala ini dikenal sebagai Skala Intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity), yang menggambarkan seberapa kuat gempa dirasakan di permukaan, bukan besar energi gempanya.
I: Tidak dirasakan manusia, hanya terekam alat seismograf.
II: Dirasakan sangat lemah oleh beberapa orang dalam kondisi diam.
III: Dirasakan nyata di dalam rumah, benda gantung sedikit bergoyang.
IV: Dirasakan banyak orang, pintu dan jendela berderik.
V: Hampir semua orang merasakan, barang ringan jatuh, jam dinding berhenti.
VI: Kerusakan ringan mulai terjadi, retak rambut pada dinding.
VII: Kerusakan sedang, bangunan kualitas rendah rusak.
VIII: Kerusakan berat, dinding runtuh, perabot besar bergeser.
IX: Kerusakan sangat berat, bangunan roboh sebagian besar.
X: Kehancuran hampir total, tanah retak, infrastruktur lumpuh.
Penting Dipahami
Magnitudo ≠ Intensitas
Magnitudo: energi gempa (satu nilai).
Intensitas (I–X): dampak gempa di suatu lokasi (bisa berbeda tiap daerah).
Gempa magnitudo kecil bisa terasa kuat jika:
Berikut langkah keselamatan yang disarankan jika terjadi gempa:
Sebelum Gempa
Baca juga: Baru Saja! Gempa Magnitudo 2,4 Guncang Kutai Timur Kaltim, Cek Info BMKG
Saat Gempa
Setelah Gempa