TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sinergi antara dunia perbankan syariah dan pendidikan Islam kembali menguat setelah PT Bank Syariah Nasional Makassar menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan syariah.
Kerja sama tersebut dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang berlangsung di Kantor BSN Makassar di Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (6/3/2026).
Pada kesempatan itu BSN juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi Universitas Muslim Indonesia sebesar Rp50 juta.
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Makassar, Alex Sofjan Noor, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara sektor perbankan syariah dan dunia pendidikan Islam.
“Kerja sama ini merupakan langkah positif untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di lingkungan pendidikan. Kami berharap Universitas Muslim Indonesia dapat menjadi pusat literasi dan pengembangan ekonomi syariah,” ujar Alex dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa penguatan inklusi keuangan syariah masih menjadi tantangan di Indonesia meskipun tingkat literasi masyarakat sudah cukup baik.
“Literasi sudah cukup baik, tetapi inklusi masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti UMI sangat penting agar masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan syariah,” jelasnya.
Alex juga menegaskan komitmen BSN untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi Islam seperti pesantren, sekolah berbasis keagamaan hingga perguruan tinggi.
Sementara itu Ketua Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang dilakukan BSN dengan Universitas Muslim Indonesia.
“ Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UMI untuk menjalin kerja sama ini. Insya Allah kerja sama ini akan memberikan manfaat dan kemajuan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Masrurah berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman tetapi dapat berlanjut melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang.
“Ke depan tentu kita berharap ada banyak program yang dapat kita jalankan bersama agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah Ramadan yang disampaikan Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, sebelum ditutup dengan agenda buka puasa bersama antara jajaran BSN dan pimpinan Universitas Muslim Indonesia.
Acara itu turut dihadiri Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, para wakil rektor, jajaran pimpinan yayasan serta manajemen dan karyawan BSN Makassar.