Buka Fit and Proper Test PAC Samosir, Ketua DPD PDIP Sumut: Kawal Konstitusi, Jaga Ideologi Partai
Arjuna Bakkara March 07, 2026 04:54 PM

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR-Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, , membuka secara resmi fit and proper test calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di Kabupaten Samosir, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan itu berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir, Jalan Uskup Sugio Pranoto Pangururran.

Ketua DPC PDI Perjuangan Samosir, Osvaldo Simbolon melaporkan proses penjaringan kader berlangsung cukup ketat. Dari sejumlah pendaftar yang berasal dari sembilan kecamatan di Samosir, akhirnya mengerucut menjadi 25 peserta yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

“Banyak kader militan yang mendaftar. Setelah melalui proses seleksi awal, akhirnya mengerucut menjadi 25 peserta dari sembilan kecamatan,” kata Osvaldo.

Usai mendengar laporan tersebut, Rapidin secara resmi membuka pelaksanaan fit and proper test yang menjadi bagian dari proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi partai di tingkat akar rumput.

Rapidin menegaskan, proses ini bukan sekadar memilih pengurus, melainkan mencari kader yang benar-benar ideologis dan siap mengabdi kepada partai serta rakyat.

“Siapa pun yang nanti ditetapkan sebagai Ketua PAC akan melalui penilaian menyeluruh dan diputuskan melalui mekanisme partai, mulai dari DPC hingga DPD dalam rapat pleno,” ujarnya.

Menurut Rapidin, salah satu aspek penting yang dinilai adalah pemahaman ideologi dan loyalitas kader terhadap PDI Perjuangan dan nilai-nilai Pancasila.

Ia menekankan bahwa kader partai tidak boleh lahir dari sikap oportunistik atau “kutu loncat”, melainkan tumbuh dari proses perjuangan ideologis partai.

Rapidin juga mengingatkan sejarah panjang perjuangan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Mengawari Soekarnoputri  yang berhasil membawa PDI Perjuangan memenangkan pemilu di tengah keterbatasan sumber daya dan dibawah tekanan orde baru.

“Ketika Ibu Mega membawa partai ini ke pemilu dan menang, itu bukan karena kekuatan uang, tetapi karena integritas dan keberpihakan kepada rakyat,” katanya.

Dalam penguatan pendidikan kader itu, Rapidin menegaskan bahwa menjadi Ketua PAC berarti siap mengabdi, bukan sekadar mencari posisi politik.

“Setelah dilantik, tidak ada lagi istilah maju mundur. Yang ada adalah pengabdian dan perjuangan untuk negara,” ujarnya.

Ia juga meminta struktur partai di tingkat bawah diperkuat melalui pembentukan ranting dan anak ranting agar kerja politik partai benar-benar menyentuh akar rumput, seperti petani, pedagang kaki lima, nelayan, buruh dan kaum marhaen.

“Kita harus memenangkan hati rakyat dan menjaga ideologi Pancasila serta konstitusi dari kelompok-kelompok yang mencoba merusaknya,” kata Rapidin.

Fit and proper test tersebut diuji oleh tim dari DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Samulya Surya Inda SP Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderiasi, Dameria Pangaribuan SE Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi serta utrisno Pangaribuan ST (Wakil Ketua DPD Bidang Politik).

Proses itu turut didampingi jajaran DPC PDI Perjuangan Samosir, yakni Ketua Osvaldo Simbolon, Edis Naibaho Sekretaris, serta Baharuddin Simbolon Bendahara.(Jun-tribun-medan.com).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.