Detik-detik Puting Beliung Terjang Air Sugihan OKI, Atap Sekolah Hilang hingga Pondasi Rumah Miring
Kharisma Tri Saputra March 07, 2026 06:01 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Suasana mencekam menyelimuti warga di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Rabu (4/3/2026) sore. Hujan deras yang disertai angin puting beliung selama satu jam sukses memporak-porandakan bangunan di dua desa, yakni Desa Negeri Sakti dan Desa Pangkalan Damai.

Kejadian yang berlangsung sekira pukul 17.00 WIB ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar, tampak bangunan los pasar di Desa Negeri Sakti Jalur 29 Blok 8 roboh rata dengan tanah, memicu kepanikan warga yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Sekretaris Desa (Sekdes) Negeri Sakti, Heru Setiawan menceritakan betapa cepatnya alam menunjukkan kekuatannya. Menurutnya, pusaran angin puting beliung muncul hanya 20 menit setelah hujan lebat mengguyur.

"Angin berputar-putar di areal pasar hingga merobohkan 5 unit los pasar dari total 12 los yang ada disana. Kejadiannya sangat cepat," ujar Heru dikonfirmasi pada Sabtu (7/3/2026) sore

Meski kerusakan bangunan cukup masif, Heru memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Selain pasar, ada puluhan rumah warga yang rusak ringan dan saat ini sudah mulai diperbaiki secara gotong royong," tambahnya.

Akibat bencana ini, kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, terutama karena kerusakan berat pada konstruksi pasar dan fasilitas sekolah. Namun, aktivitas ekonomi di pasar desa Negeri Sakti dipastikan tidak akan mati total.

"Masih ada beberapa los pasar tersisa dan bisa digunakan untuk aktivitas jual beli warga," jelasnya.

Sementara Kapolsek Air Sugihan, Iptu Belky Framulia menyatakan pihaknya bersama jajaran Koramil dan Pemerintah Kecamatan telah turun langsung melakukan peninjauan ke titik-titik terdampak.

"Setelah kejadian kami langsung melakukan peninjauan bersama dengan Koramil Air Sugihan dibantu warga setempat untuk melakukan pembersihan puing," ungkapnya.

Atas adanya kejadian ini, Iptu Belky mengimbau warga tetap waspada, mengingat cuaca ekstrim yang masih berpotensi terjadi.

"Kami minta masyarakat selalu siaga dan berhati-hati guna mengantisipasi jika ada bencana serupa terulang kembali," pesannya.

Berdasarkan data rincian kerusakan yang terjadi sebagai berikut.

1. Desa Negeri Sakti

Pasar Desa: 10 unit los roboh (berdasarkan data kepolisian).

Rumah Warga: Rumah milik Agus (kerusakan bagian dapur) dan rumah Misban (atap rusak parah).

2. Desa Pangkalan Damai

Rumah Koordinator (37) atap tertimpa pohon mangga besar.

Rumah Mbah Kasti (75) bagian dapur roboh total dan pondasi rumah miring akibat diterjang angin

Fasilitas Pendidikan: SD Negeri Sidomulyo kehilangan atap di satu ruangan kelas.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.