TRIBUNJATENG.COM - Jumat (6/3/2026), kecelakaan maut terjadi di jalur B Kilometer 134 + 600 Tol Indrapura-Kisaran.
Empat nyawa melayang.
Untuk diketahui, Jalan Tol Indrapura-Kisaran adalah bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatra yang menghubungkan Kisaran di Kabupaten Asahan dengan Indrapura di Kabupaten Batu Bara, dengan panjang total 47,75 km.
Baca juga: Sopir Truk Asal Kendal Terlibat Kecelakaan di Denpasar, Wanita Pengendara Motor Tewas Mengenaskan
Baca juga: Dua Orang Terlempar ke Sungai Setelah Motor Hantam Beton Pembatas Jalan, Satu Tewas
Tragedi ini melibatkan sebuah minibus Toyota Kijang Innova Reborn dengan nomor polisi BK 1873 SX yang menghantam bagian belakang Truk Box berplat A 9485 ZB.
Peristiwa mengerikan tersebut mengakibatkan empat orang penumpang minibus meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan yang sangat keras.
Pihak pengelola jalan tol bersama kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Identitas Korban
Innova Reborn tersebut diketahui membawa total tujuh orang penumpang saat kecelakaan terjadi di lajur cepat menuju arah Medan.
Empat korban yang dinyatakan meninggal dunia adalah:
1. Martua Siregar (48)
2. Saiful Silitonga (40)
3. Menten Tarigan (60)
4. Masnun Br Sihombing (70)
Sementara itu, tiga penumpang lainnya, termasuk pengemudi minibus, mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bidadari Indrapura.
"Setelah dilakukan evakuasi, ditemukan empat orang meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bidadari Indrapura," kata Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat.
Kronologi
Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat, menjelaskan bahwa minibus datang dari arah Kisaran menuju Medan di lajur cepat.
Setibanya di KM 134 + 600, minibus tersebut tiba-tiba menghantam bagian belakang truk box yang sedang melaju di lajur lambat.
Kuatnya tabrakan membuat bagian atap Kijang Innova Reborn tersebut menganga dan ringsek parah hingga kendaraan terhenti di lajur cepat.
Truk box yang tertabrak sempat terdorong dan akhirnya terhenti di bahu jalan, sementara kondisi lalu lintas di lokasi sempat tersendat selama proses evakuasi.
"Kijang Innova datang dari arah Kisaran menuju arah Medan di lajur cepat. Truk box yang berjalan di lajur lambat, tiba-tiba dihantam dari belakang oleh Kijang Innova di KM 134 +600," jelas Taufiq Hidayat.
Pihak PT Hutama Karya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi di ruas tol tersebut.
Taufiq mengonfirmasi bahwa saat ini kondisi jalan tol sudah kembali normal setelah proses pembersihan puing-puing kendaraan selesai dilakukan.
Ia kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi rambu-rambu serta menjaga batas kecepatan minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.
Pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan fit dan tidak memaksakan diri mengemudi jika merasa mengantuk demi keselamatan bersama.
"Kami juga meminta agar berhati-hati dalam berkendara, memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Kita harus setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu," pungkasnya. (*)
Baca juga: Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrakan Motor dalam Kecepatan Tinggi
Baca juga: Pikap Remuk Terjepit 2 Truk dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir dan 2 Penumpang Tewas