WARTAKOTALIVE.COM, MAMPANG PRAPATAN - Perjalanan Yan Adrian Sunatrio (40) dari Depok menuju Jakarta Pusat berubah menjadi penantian panjang setelah mobilnya terjebak banjir di underpass Mampang, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pukul 03.00 WIB.
Terjebak berjam-jam di dalam mobil, ia bahkan tak sempat sahur namun tetap melanjutkan puasa.
Langit masih gelap saat Yan Adrian Sunatrio (40), memutuskan melanjutkan perjalanan pulang dari arah Depok menuju Jakarta Pusat.
Namun perjalanan yang seharusnya singkat berubah menjadi penantian panjang kala mobil Toyota Sienta berkelir abu-abu itu terjebak banjir di underpass Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sejak Minggu (8/3/2026) pukul 03.00 WIB.
Saat memasuki underpass, Adrian sudah melihat genangan air yang cukup tinggi.
Baca juga: Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan Akibat Banjir Jakarta Hari ini
Meski begitu, ia sempat berpikir kondisi jalan masih aman dilalui.
“Saya kira kalau lurus terus masih bisa lewat,” ujarnya, saat ditemui di lokasi, Minggu pagi.
Namun dugaan itu meleset. Beberapa meter di depan, genangan air ternyata jauh lebih tinggi.
Jalan yang hendak ia lalui tertutup air, sementara di belakangnya banjir juga mulai menggenang.
Mobilnya pun terjebak di tengah genangan.
“Di depan banjir, di belakang juga banjir. Jadi enggak bisa ke mana-mana,” kata Adrian, yang mengenakan pakaian basket dan topi hitam ini.
Sejak saat itu, Adrian hanya bisa menunggu di dalam mobilnya.
Baca juga: Banjir di Mampang Prapatan Jaksel Ganggu Aktivitas Warga dan Arus Kendaraan
Hujan yang turun sepanjang dini hari membuatnya tidak berani mengambil risiko menerobos genangan air.
Waktu terus berjalan. Menjelang waktu sahur, Adrian masih berada di dalam mobil.
Ia bahkan tidak sempat membeli makanan ataupun keluar mencari tempat berteduh.
“Sahur juga enggak jadi. Enggak ada apa-apa di mobil. Tapi saya akhirnya tetap berpuasa," kata dia.
Sekitar pukul 07.00 WIB, setelah beberapa jam menunggu, Adrian mulai melihat air di sebagian titik perlahan menurun.
Meski begitu, ia tetap memilih bertahan hingga genangan benar-benar surut.
Di lokasi yang sama, terdapat satu mobil lain yang lebih dahulu terjebak.
Kendaraan tersebut bahkan sempat mogok akibat genangan air.
Menurut Adrian, mobil itu didorong keluar dari genangan oleh beberapa orang.
Pemilik kendaraan sempat berusaha memanggil mobil derek, namun hingga pagi hari belum ada yang bisa menjangkau lokasi tersebut.
“Katanya sudah coba panggil towing, tapi belum ada yang bisa masuk,” tutur Adrian.
Pemilik mobil itu sebelumnya berada di lokasi bersama keluarganya.
Namun usai menunggu cukup lama, mereka meninggalkan kendaraan untuk mencari tempat yang nyaman.
Sementara itu, Adrian masih setia menunggu di dalam mobilnya.
Rasa bosan sesekali ia selingi dengan candaan singkat.
Ia bahkan terlihat sempat bermain drone dan gawai dari mobilnya.
“Sendiri saja di mobil. Bete juga,” ujarnya sambil tertawa kecil.
Pantauan Warta Kota di lokasi, pagi mulai terang, tetapi genangan air belum sepenuhnya hilang.
Sempat ada petugas PPSU dan SDA untuk melakukan pengecekan. (m31)