Berulangkali Dirazia, PETI di Benai Kuansing Kembali Beraksi, Polisi Bakar 2 Rakit Dompeng
Muhammad Ridho March 08, 2026 05:17 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kembali ditemukan meski sebelumnya sudah berulangkali dirazia aparat kepolisian.

Kali ini, jajaran Polsek Benai menemukan dua unit rakit PETI jenis dompeng saat melakukan patroli di Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Sabtu (7/3/2026) kemarin.

Patroli tersebut dipimpin langsung Kapolsek Benai IPDA Muhamad Ali Sodiq bersama personel Unit Reskrim serta didukung warga dan pemuda setempat.

"Kegiatan patroli dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan serta mencegah aktivitas pertambangan ilegal yang dapat merusak lingkungan," ujar IPDA Muhamad Ali Sodiq, Minggu (8/3/2026).

Sodiq menjelaskan, dalam patroli tersebut, petugas menemukan dua unit rakit PETI jenis dompeng yang berada di wilayah Desa Gunung Kesiangan Darek.

Saat ditemukan, rakit tersebut dalam kondisi tidak sedang beroperasi.

Sodiq menduga penambang telah kabur begitu mengetahui kedatangan personil Polsek Benai.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Benai.

“Polri berkomitmen untuk terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI yang dapat merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan pertambangan tanpa izin,” ujarnya.

Baca juga: Demi Lebaran, Pria di Kuansing Gelapkan Uang Penjualan Sawit Rp 25 Juta, Mobil Ditinggal di Bengkel

Setelah dilakukan koordinasi dan berdasarkan perintah pimpinan, petugas kemudian memusnahkan dua unit rakit PETI jenis dompeng tersebut dengan cara dibakar.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami berharap tindakan tersebut dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta mencegah kembali munculnya aktivitas PETI," ujar IPDA Muhamad Ali Sodiq.

( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.