Mulai Dicairkan, Ribuan Guru Madrasah di Kalsel Diperkirakan Terima TPG Pekan Depan
Irfani Rahman March 09, 2026 08:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Kabar baik bagi guru madrasah. Kementerian Agama mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap mulai pekan ini setelah percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) dilakukan di seluruh Indonesia.

Secara nasional, dari 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan.

Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025, sementara sisanya masih dalam proses finalisasi administrasi.

Di Kalimantan Selatan, jumlah guru madrasah bersertifikasi tercatat sebanyak 9.452 orang. Rinciannya terdiri dari 4.975 guru PNS, 3.160 guru non-ASN, serta 1.317 guru PPPK.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalsel, Bukhari Muslim mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 9.116 guru telah diterbitkan SKAKPT.

Baca juga: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Banjar Tak Cair Sejak Oktober, Pemkab dan DPRD Cari Solusi

Baca juga: BREAKING NEWS- Oknum Kades Digerebek Warga di Matah Pelaihari, Diduga Terlibat Hubungan Tak Pantas

“Rinciannya terdiri dari 2.939 guru non-ASN, 4.895 guru PNS, dan 1.282 guru PPPK,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, kewenangan Kanwil Kemenag Kalsel dalam pengelolaan TPG berada pada guru non-ASN. Sedangkan untuk guru PNS dan PPPK ditangani oleh Kankemenag kabupaten/kota.

Dari total 3.160 guru non-ASN di Kalsel, sekitar 1.000 orang merupakan guru yang lulus PPG/sertifikasi tahun 2025.

Menurut Bukhari, masih ada sebagian kecil guru yang SKAKPT-nya belum terbit karena beberapa kendala administrasi, seperti persetujuan beban kerja yang belum tuntas, kelengkapan berkas yang belum diunggah, hingga adanya perubahan data.

“Mayoritas yang masih perlu perbaikan administrasi ini adalah guru yang lulus PPG atau sertifikasi tahun 2025,” jelasnya.

Ia memperkirakan proses pencairan TPG di Kalsel paling lambat 13 Maret 2026 sudah masuk ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

“Diperkirakan pada 16 atau 17 Maret Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudah mulai masuk ke rekening masing-masing guru,” katanya.

Ia juga mengimbau para guru madrasah agar segera memperbarui kelengkapan data sebagai syarat penerbitan SKAKPT dan berkoordinasi dengan operator EMIS GTK di madrasah maupun Kankemenag kabupaten/kota agar proses pencairan berjalan lancar.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno mengatakan percepatan penerbitan SKAKPT dilakukan agar hak para guru madrasah dapat segera disalurkan.

“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” ujar Suyitno.

Ia menyebutkan, bagi guru yang SKAKPT-nya telah terbit, proses pencairan tunjangan sudah mulai berjalan secara bertahap pada pekan ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.