Posko Mudik Lebaran Bandara Sultan Hasanuddin Mulai Beroperasi 13 Maret
Abdul Azis Alimuddin March 10, 2026 02:04 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mulai membangun posko angkutan Lebaran untuk menghadapi arus mudik Idulfitri 2026.

Posko tersebut rencananya mulai beroperasi pada 13 Maret mendatang guna memastikan pelayanan penumpang berjalan lancar.

Pengelola bandara juga menyiagakan ratusan personel gabungan mendukung operasional selama masa mudik.

Personel tersebut akan bertugas membantu pengaturan arus penumpang sekaligus menjaga keamanan di kawasan bandara.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, memprediksi akan terjadi peningkatan pergerakan penumpang menjelang Lebaran.

Menurutnya, lonjakan penumpang dipicu sejumlah kebijakan pemerintah yang mendorong mobilitas masyarakat.

Salah satunya kebijakan penurunan harga tiket pesawat yang diberikan pemerintah bersama sejumlah instansi terkait.

Baca juga: ASDP Bajoe Minta Pemudik Hindari Calo Tiket

"Harga tiket rerata airline dengan subsidi dari pemerintah dan beberapa instansi seperti Pertamina dan Angkasa Pura turun sekitar 18 sampai 20 persen," ujar Minggus.

Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) juga diperkirakan akan mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal menjelang Lebaran.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah melakukan berbagai rapat koordinasi dengan maskapai serta instansi terkait.

"Kami sudah melakukan rapat bertahap dalam komunitas AOC maupun FAL untuk mengantisipasi arus mudik," katanya.

Saat ini pergerakan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin masih relatif stabil.

Jumlah penumpang yang dilayani berkisar antara 16 ribu hingga 20 ribu orang setiap hari.

Padahal dalam kondisi normal, bandara ini mampu melayani hingga sekitar 30 ribu penumpang per hari.

Sementara itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket pesawat untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan diskon tiket pesawat berkisar antara 17 hingga 18 persen.

"Diskon tiket real-nya sekitar 17 sampai 18 persen dengan PPN ditanggung pemerintah," katanya.

Program ini berlaku untuk penerbangan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026, dengan pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan kebijakan Work From Anywhere menjelang Lebaran.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.