TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Media sosial tengah dihebohkan dengan isu pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 yang segera dibuka.
Isu itu mencuat lewat unggahan @worksfess, Selasa 3 Maret 2026 lalu.
Akun tersebut menyuebut kalau pendaftaran CPNS 2026 dibuka pada Juli-Agustus 2026.
Setelah itu, tahap seleksi administrasi dilakukan pada Agustus 2026 dan seterusnya hingga pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
"Gais mo tanya, ini beneran lg buka CPNS ya? soalnya temen ku share jadwal ini dan katanya lg dibuka besar2an CPNS nya. Makasih yg udh bantu jawab," tulis unggahan dilansir dari Kompas.com, Selasa 10 Maret 2026.
Lantas, benarkah pendaftaran CPNS tahun ini bakal dibuka mulai Juli 2026?
• Apakah Jika Mendaftar Seleksi PPPK Kementerian HAM 2025 Masih Bisa Ikut CPNS 2026? Ini Jawabannya
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh memberikan penjelasan soal isu tersebut.
Ia mengonfirmasi kalau unggahan tersebut tidak benar.
Dia memastikan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menetapkan jadwal pelaksanaan CPNS 2026.
"Belum ditetapkan jadwalnya," kata dia, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin 9 Maret 2026.
Sinyal pembukaan pendaftaran CPNS 2026 ini muncul setelah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengatakan bahwa tahun ini sebanyak 160.000 aparatur sipil negeri (ASN) akan purnatugas alias pensiun.
Untuk mengisi kekosongan itu, pemerintah berpotensi membuka pendaftaran CPNS meski hingga saat ini belum ada pengumuman resmi.
a. Usia minimal 18 tahun dan maksimal sesuai ketentuan jabatan.
b. Tidak pernah dipidana dengan hukuman penjara.
c. Latar belakang pendidikan sesuai kualifikasi jabatan.
d. Dokumen wajib: KTP, KK, ijazah & transkrip nilai, pas foto berlatar merah, swafoto, serta dokumen tambahan sesuai instansi
• Bocoran Jadwal Seleksi CPNS 2026 Resmi Muncul, Ini Penjelasan Pemerintah
Lewat Website SSCASN BKN https://sscasn.bkn.go.id
Langkah:
-Buka menu “Info Lowongan”
-Pilih jenis seleksi: CPNS
-Pilih tingkat pendidikan (SMA, D3, S1, dll)
-Masukkan nama instansi (misalnya Kemenkeu, Kemendikbud, dll)
-Klik “Cari” untuk melihat daftar formasi