Baru-baru ini, ada istilah yang menjadi tren di kalangan Gen-Z, yaitu 'Chinamaxxing'. Tren tersebut viral khususnya pada Januari dan banyak menyedot perhatian pengguna TikTok di Barat.
Meskipun menarik, tren ini juga memicu perdebatan tentang apresiasi budaya dan apakah lonjakan rasa ingin tahu tersebut dapat membentuk persepsi jangka panjang ataukah hanya mereduksi tradisi yang kompleks menjadi simbol yang dangkal.
Zhang Xinzhi dari City University of Hong Kong (CityUHK), mencatat peningkatan pesat budaya dan kekuatan lunak (soft power) China dalam beberapa tahun terakhir.
"Faktor-faktor ini telah menggabungkan topik-topik terkait China ke dalam wacana digital arus utama, berpotensi memicu rasa ingin tahu yang terpendam dan beresonansi dengan audiens," jelasnya, dikutip dari Channel News Asia pada Senin (9/3/2026).
Menurut Zhang, tren ini menunjukkan pandangan terkait kehidupan sehari-hari yang lebih akar rumput dan beresolusi tinggi. Ia menilai yang membuat tren ini berbeda adalah fokusnya pada gaya hidup orang biasa dan momen-momen kecil.
Apa Itu Chinamaxxing?
Chinamaxxing adalah tren media sosial 'menjadi China' yang dipopulerkan oleh Gen-Z. Dalam tren ini kebiasaan yang biasanya dikaitkan dengan budaya China diterapkan, terutama oleh orang-orang yang bukan keturunan China di Barat. Kebiasaan yang dimaksud misalnya menyeruput air hangat, mengenakan sandal rumah, mengonsumsi obat tradisional China, membeli produk buatan China, hingga berlatih tai chi.
Tren ini dipicu oleh unggahan pengguna X @girl__virus pada April 2025, yang menyatakan, "kau bertemu denganku di saat yang sangat China dalam hidupku". Pernyataan ini merupakan parodi dari "Kau bertemu denganku di saat yang sangat aneh dalam hidupku" dalam film Fight Club.
Tren tersebut juga dipopulerkan kreator konten TikTok China-Amerika, Sherry Zhu, tentang menjadi "Chinese-baddie" beberapa bulan lalu.
Menurut kosultan kamus Oxford, Lisa Lim seperti dikutip dari SCMP, istilah '-maxxing' dengan dobel huruf x diperkirakan meniru kata 'doxxing' untuk estetika slang internet. Slang ini menggambarkan praktik mengoptimalkan aspek spesifik kehidupan seseorang dan seringkali hingga tingkat ekstrem.
Istilah slang Chinamaxxing sendiri menurutnya merupakan bentuk produktivitas linguistik. Apa yang dimaksud dengan produktivitas linguistik adalah ketika suatu proses tata bahasa tertentu dapat digunakan untuk menghasilkan sejumlah formasi yang tak terbatas, dan '-maxxing' telah terbukti sangat produktif. Apa pun dapat di-maxx.







