Otomotifnet.com - Jalan Tol Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer merupakan bagian penting dari proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang menghubungkan Padang dengan Pekanbaru.
Sebagai tol pertama di Sumatera Barat, ruas ini telah menjadi andalan masyarakat untuk memangkas waktu tempuh dari Padang menuju Sicincin (dan sebaliknya) dari 1,5 jam menjadi hanya sekitar 30 menit.
Dilansir dari Auto2000, berikut adalah informasi paling mutakhir mengenai tarif, rekayasa lalu lintas, dan perkembangan proyek tersebut per Maret 2026:
Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) yang mulai diberlakukan sejak medio 2025, tarif tol ini terbagi berdasarkan golongan kendaraan.
Berikut adalah tarif resmi untuk perjalanan dari Gerbang Tol Padang (Ikur Koto) menuju Gerbang Tol Kapalo Hilalang (Sicincin) atau sebaliknya:
| Golongan I | Golongan II | Golongan III | Golongan IV | Golongan V |
| Rp50.500 | Rp75.500 | Rp75.500 | Rp100.500 | 100.500 |
Pemerintah mengumumkan akan memberikan Diskon Tarif Tol sebesar 30% pada masa Mudik Lebaran 2026 (mulai H-9 Idul Fitri) di seluruh ruas tol Indonesia, termasuk Padang-Sicincin.
Saat ini, PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola tengah melakukan penyempurnaan infrastruktur pendukung.
Pembangunan Interchange Lubuk Alung: Per awal Maret 2026, sedang dilakukan pemasangan balok jembatan (erection girder) di KM 18+998.
Rekayasa Lalu Lintas: Pengguna jalan diminta waspada karena adanya pengalihan arus sementara di titik tersebut. Kendaraan dari arah Padang menuju Sicincin terkadang dialihkan keluar ke jalan nasional sesuai jadwal pengerjaan teknis di lapangan.
Kabar gembira bagi warga Sumatera Barat, Kementerian PU telah menargetkan kelanjutan seksi ini, yaitu Tol Sicincin-Bukittinggi, yang direncanakan mulai masuk tahap konstruksi fisik pada Oktober 2026.
Proyek ini diharapkan dapat semakin memperlancar konektivitas logistik dan pariwisata di ranah Minang.