Romantisme Italia untuk Atalanta dan Malam Penuh Kejutan di Bergamo, La Dea Siap Ladeni Munchen
Dwi Setiawan March 10, 2026 11:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Tim asuhan Raffaele Paladino, Atalanta siap menggebrak Bayern Munchen di Liga Champions. Kedua tim akan bertanding di New Balance Arena, Bergamo dalam leg pertama babak semifinal, Rabu (11/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Atalanta siap bermimpi besar, publik Negeri Pizza siap memberikan dukungan penuh. Satu malam penuh mimpin dengan harapan.

Bagaimana tidak, di saat tim papan atas, Inter, Napoli, dan Juventus berguguran, Atalanta menjadi satu-satunya tim Italia yang berhasil melangkahkan kaki di babak 16 besar.

Bukan hasil instan, tim berjuluk La Dea itu harus melewati playoff melawan Dortmund yang mana sempat tertinggal agregat dua gol tandang sebelum akhirnya comeback sensasional di Bergamo dengan skor 4-1.

Semua yang hadir di venue tersebut bergemuruh menyambut setiap gol yang dicetak oleh anak asuh Palladino.

Dan itu diharapkan terjadi laga malam ini. Romantisme Italia untuk Atalanta.

Pemain Atalanta, Giorgio Scalvini selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Roma dalam lanjutan Liga Italia pekan 18 di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (4/1/2026). Atalanta menang tipis dengan skor 1-0 atas Roma.
Pemain Atalanta, Giorgio Scalvini selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Roma dalam lanjutan Liga Italia pekan 18 di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (4/1/2026). Atalanta menang tipis dengan skor 1-0 atas Roma. (Instagram Atalanta @atalantabc)

"Besok (Rabu) akan menjadi malam yang ajaib dan luar biasa bagi kami," buka Palladino dikutip dari Sky Sports Italia.

"Ini merupakan mimpi untuk berada di babak 16 besar Liga Champions melawan salah satu tim terkuat di dunia."

"Mimpi itu ada untuk diwujudkan. Kami ingin menikmati sepenuhnya dan menyulitkan Bayern Munchen," tambahnya.

Kepercayaan diri Palladino dengan mengalahkan Dortmund. Jika itu bisa terjadi kenapa tidak dengan Bayern Munchen.

Peluang itu ada.

"Kami bermain di kandang, jadi bisa mengulangi performa melawan Borussia Dortmund," tegasnya.

Atalanta punya rekor yang kuat ketika melawan tim Jerman.

Sebelum Munchen malam ini, Dortmund di babak playoff, La Dea sudah menghadapi Leverkusen di masa keperkasaannya di bawah asuhan Xabi Alonso.

Leverkusen keluar sebagai jawara Bundesliga yang tidak pernah kalah sama sekali, termasuk performa impresif di Liga Eropa.

Keduanya bertemu di laga puncak, di mana Atalanta besutan Gasperini berhasil memenangkan pertandingan.

Kini, dengan segala momentum yang ada, perjalanan jauh yang telah ditempuh, demi kebanggaan Italia yang dipandang sebelah mata, Atalanta ingin membuktikannya.

"Kami tidak ingin membatasi diri kami sendiri," katanya.

"Menjadi satu-satunya wakil Italia di Liga Champions adalah perasaan yang menyenangkan, kami merasa bahwa semua orang Italia mendukung kami," harapnya.

Apakah ini akan menjadi misi mustahil bagi Atalanta? Atau mimpi yang jadi nyata?

Bayern Munchen hanya kalah satu kali selama babak phase league dari Arsenal. Tim asuhan Vincent Kompany itu hampir tidak memiliki celah untuk dikalahkan.

"Bayern tidak memiliki banyak titik lemah, tetapi kami akan mencermati dan mempelajari mereka," beber Palladino.

"Menyenangkan dapat menghadapi tantangan seperti ini, kami ingin menikmatinya," tutupnya.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.