PSBS Biak Numfor semakin terpuruk di zona merah kompetisi Super League setelah kembali menelan kekalahan memilukan di kandang sendiri. Skuad Badai Pasifik terpaksa mengakui keunggulan tamunya, Semen Padang, dengan skor 0-2 pada laga yang dilangsungkan tanggal 9 Maret 2026. Hasil minor ini tidak hanya membuat mereka kehilangan poin penting, tetapi juga memperpanjang rekor kelam tak pernah menang dalam delapan pertandingan terakhir.
Tumbang dari rival sesama penghuni papan bawah membuat perjuangan PSBS Biak Numfor untuk bertahan di kasta tertinggi kini menjadi ujian yang teramat berat.
Kekalahan terbaru yang dialami PSBS Biak Numfor di Stadion Cendrawasih ini tak lepas dari efektivitas serangan Semen Padang di babak kedua. Penyerang tim tamu, Guillermo Fernández, menjadi sosok antagonis bagi tuan rumah dengan memborong dua gol sekaligus pada menit ke-70 dan masa injury time 90+5′.
Petaka bagi lini belakang PSBS Biak ini semakin sempurna karena kedua gol krusial tersebut terlahir dari skema yang serupa, yakni memaksimalkan umpan atau assist matang yang dikreasikan oleh gelandang Semen Padang, Irsyad Maulana.
Kekalahan 0-2 dari Semen Padang semakin mempertegas krisis performa akut yang tengah melanda kubu PSBS Biak Numfor. Berdasarkan catatan rekam jejak mereka, tim ini telah melewati delapan pertandingan beruntun di ajang Super League tanpa sekalipun mencecap manisnya kemenangan.
Terakhir kali PSBS Biak Numfor sukses meraup tiga poin penuh adalah saat mereka menggulung FC Bhayangkara dengan skor meyakinkan 4-1 pada pertengahan Januari lalu. Pasca kemenangan tersebut, performa mereka menukik tajam dengan rincian dua kali ditahan imbang dan enam kali menelan kekalahan:
Penyakit gagal menang ini berdampak sangat fatal pada posisi PSBS Biak Numfor di papan klasemen sementara. Saat ini, mereka semakin terbenam di urutan ke-17 dengan raihan 18 poin dari 25 pertandingan yang telah dimainkan.
Ancaman turun kasta kini berada tepat di depan mata. Posisi PSBS Biak sangatlah tidak aman, mengingat mereka kini hanya terpaut margin satu poin saja dari Persis Solo yang berstatus sebagai juru kunci klasemen dengan 17 poin. Di sisi lain, kekalahan ini juga membuat jarak mereka dengan Semen Padang yang berada satu tingkat di atasnya (peringkat ke-16) menjadi berjarak dua poin.