Berita Populer Kalteng, Gubernur Agustiar Hibahkan Tanah untuk Sekolah Garuda, 13 Jemaah Tertahan
Sri Mariati March 10, 2026 11:19 AM

Tak Perlu Antre Warga Kalteng Kini Bayar Pajak Kendaraan dari Rumah Lewat Aplikasi E-Pahari



 

MELUNCURKAN - Pemprov Kalteng meluncurkan E-Pahari, Senin (9/3/2026). Kini masyarakat tak perlu antre bayar pajak.
MELUNCURKAN - Pemprov Kalteng meluncurkan E-Pahari, Senin (9/3/2026). Kini masyarakat tak perlu antre bayar pajak.(Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Warga Kalimantan Tengah (Kalteng) kini bisa membayar pajak kendaraan dari rumah dan tak perlu mengantri melalui aplikasi E-Pahari.

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan, berdasarkan data dari Bapenda Provinsi jumlah kendaraan bermotor di Kalteng mencapai 1,9 juta kendaraan. Namun yang membayar pajak pada 2025 hanya sekira 600 kendaraan.

Menurut Edy, satu di antara kendala mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pajak kendaraan bermotor karena masyarakat yang enggan datang ke kantor pajak.

Terlebih, tak sedikit kendaraan yang digunakan di wilayah perkebunan atau pertambangan.

Karena itu, kata Edy, aplikasi E-Pahari ini bakal mempermudah masyarakat membayar pajak.


Baca Selengkapnya



Imbas Panasnya Konflik Timur Tengah, 13 Jemaah Umrah Pangkalan Bun Kalteng Tertahan di Arab Saudi



 

JEMAAH - Ilustrasi, Jemaah umrah asal Kota Palangka Raya saat menjalankan ibadah di Masjidil Haram, Makkah, Selasa (3/3/2026). Sebanyak 50 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 8 Maret 2026 dan hingga kini dalam kondisi aman. Sementara jemaah umrah asal Pangkalan Bun tertahan di Arab Saudi belum bisa kembali ke Tanah Air.
JEMAAH - Ilustrasi, Jemaah umrah asal Kota Palangka Raya saat menjalankan ibadah di Masjidil Haram, Makkah, Selasa (3/3/2026). Sebanyak 50 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 8 Maret 2026 dan hingga kini dalam kondisi aman. Sementara jemaah umrah asal Pangkalan Bun tertahan di Arab Saudi belum bisa kembali ke Tanah Air.(Tribunkalteng.com/dari Kepala Kemenhaj Kota Palangka Raya)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA- Kepulangan sejumlah jemaah umrah asal Kalimantan Tengah, tertahan akibat penundaan hingga pembatalan penerbangan sejumlah maskapai yang dipicu eskalasi konflik Timur Tengah.

Ketua Tim Kerja Bina Umrah dan Haji Khusus Kanwil Kemenhaj Kalteng, Taufik Rahman mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya terdapat 13 jemaah umrah hingga kini masih tertahan di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Tanah Air.

“Berdasarkan informasi kami terima, sebanyak 13 jemaah umrah dari PT Makarim Elakhlak Tourindo Kantor Cabang Pangkalan Bun tertahan di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Indonesia,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, para jemaah tersebut sebelumnya dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 8 Maret 2026 dengan rute penerbangan transit melalui Bandara Internasional Hamad (DOH), Doha, menggunakan maskapai Qatar Airways.

Namun, penerbangan dengan rute transit tersebut mengalami kendala sehingga para jemaah belum dapat melanjutkan perjalanan pulang.


Baca Selengkapnya



Kembangkan Riset Hukum-Sentra KI, Kemenkum Kalteng dan FDS IAHN Tampung Penyang Sepakati Kerja Sama



 

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Dharma Sastra (FDS) IAHN Tampung Penyang dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang penelitian serta pengembangan ilmu hukum, termasuk pengajuan dan pengembangan sentra kekayaan intelektual, di Ruang Kepala Kantor Wilayah pada Senin (09/03/2026).
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Dharma Sastra (FDS) IAHN Tampung Penyang dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang penelitian serta pengembangan ilmu hukum, termasuk pengajuan dan pengembangan sentra kekayaan intelektual, di Ruang Kepala Kantor Wilayah pada Senin (09/03/2026).(Istimewa)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Dharma Sastra (FDS) IAHN Tampung Penyang dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang penelitian serta pengembangan ilmu hukum, termasuk pengajuan dan pengembangan sentra kekayaan intelektual. 

Kegiatan tersebut berlangsung, di Ruang Kepala Kantor Wilayah pada Senin (09/03/2026).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor bersama Dekan Fakultas Dharma Sastra (FDS) IAHN Tampung Penyang, I Made Kastama. 

Kegiatan turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Deny Harliyanto, Wakil Dekan I FDS Mariatie, serta Wakil Dekan II FDS I Komang Darman.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam pengembangan ilmu hukum, sekaligus mendukung peningkatan pemahaman serta pemanfaatan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.


Baca Selengkapnya



Gubernur Kalteng Agustiar Hibahkan 20 Hektare Lahan untuk Sekolah Garuda di Kotawaringin Barat



 

FOTO ILUSTRASI - Suasana penuh kehangatan saat Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, disambut nyanyian dan tepuk tangan murid-murid Sekolah Rakyat di Palangka Raya, Rabu (29/10/2025).
FOTO ILUSTRASI - Suasana penuh kehangatan saat Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, disambut nyanyian dan tepuk tangan murid-murid Sekolah Rakyat di Palangka Raya, Rabu (29/10/2025).(Tribunkalteng.com/Muhammad Iqbal Zulkarnain)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA — Kalimantan Tengah dipastikan menjadi salah satu daerah yang akan dibangun Sekolah Garuda, program pendidikan unggulan yang digagas pemerintah pusat.

Sebelumnya, pemerintah telah resmi meluncurkan 16 titik Sekolah Garuda yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada 8 Oktober 2025. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus menyiapkan talenta unggul nasional.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana mengatakan, pembangunan sekolah tersebut di Kalimantan Tengah telah terkonfirmasi.

“Sudah terkonfirmasi Kalteng dan Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dibangun Sekolah Garuda,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunKalteng.com, Senin (9/3/2026).


Baca Selengkapnya



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.