SURYA.co.id, BANDUNG - Persib Bandung meraih kemenangan telak 3-0 atas Persik Kediri dalam laga pekan ke-25 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (9/3/2026) malam.
Gol Thom Haye dari titik penalti membuka keunggulan pada menit ke-24, sebelum Andrew Jung menambah gol dari titik putih ke-40.
Dua gol tersebut menutup babak pertama dengan skor 2-0 untuk keunggulan Maung Bandung.
Memasuki babak kedua, Persib kembali menunjukkan dominasinya.
Pada menit ke-53, Andrew Jung mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut sekaligus membawa Persib unggul 3-0 atas Persik Kediri.
Baca juga: Tantang Kekuatan Persib Bandung, Persik Kediri Bawa Modal Kemenangan dari PSBS Biak
Gol tersebut menjadi penutup dalam pertandingan karena hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada tambahan gol dari kedua tim. Skor 3-0 pun bertahan hingga akhir laga.
Pelatih kepala Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik terutama pada babak pertama.
Ia mengakui Persib merupakan tim yang kuat, namun Persik tetap berusaha bermain berani.
"Saya pikir tim bermain baik di babak pertama dan berusaha. Persib memang tim yang baik, tapi Persik Kediri bertanding dengan berani menghadapi tim yang sangat kuat. Kami juga beberapa kali memiliki peluang dan hampir mencetak gol," kata Marcos seusai pertandingan, dikutip SURYA.co.id.
Menurutnya, dua gol Persib yang tercipta melalui penalti menjadi pukulan bagi timnya.
Namun ia menilai gol ketiga Persib menjadi momen yang benar-benar mematikan peluang Persik untuk bangkit dalam pertandingan tersebut.
"Dua gol lewat penalti memang membuat pukulan bagi Persik Kediri. Tapi yang membuat langkah kami mati adalah gol ketiga yang menurut kami tidak seharusnya terjadi. Kami mempertanyakan bagaimana wasit menilai situasi itu," ungkapnya.
Sementara itu pemain Persik Kediri Adrián Luna mengakui timnya kesulitan setelah tertinggal melalui dua penalti.
Ia menilai gol ketiga semakin menyulitkan Persik untuk mengejar ketertinggalan.
"Seperti yang dikatakan Coach Marcos, penalti pertama dan kedua membuat Persik kesulitan. Tapi gol ketiga yang membuat kami benar-benar mati langkah. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi dan kami akan berusaha lebih baik ke depan," ujar Luna.