Ikatan Beasiswa Teknokrat Gelar Bukber Semarakkan Ramadan
Endra Zulkarnain March 10, 2026 01:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Ikatan Beasiswa Teknokrat (IBATEK) Universitas Teknokrat Indonesia gelar buka puasa bersama bertajuk SERASI (Semarak Ramadan Insan Berprestasi), Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa penerima beasiswa.

Bukber dilaksanakan di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf dan dihadiri sekitar 250 mahasiswa yang terdiri dari penerima Beasiswa KIP Kuliah serta Beasiswa Pendidikan Yayasan Teknokrat.

Kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kebersamaan antar mahasiswa penerima beasiswa, serta menjadi sarana penguatan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadhan.

Acara diawali dengan persembahan minat dan bakat mahasiswa berupa lantunan salawat Nabi yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. 

Penampilan tersebut menjadi pembuka yang memberikan semangat serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Memasuki waktu berbuka, seluruh peserta bersama-sama melakukan pembatalan puasa yang kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah.

Setelah itu, para peserta menikmati makan malam bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Setelah salat Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Ramadan yang disampaikan Ustad Aliyudin, S.H., M.H yang menyampaikan sejarah turunnya Al-Qur’an yang berkaitan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW tentang awal turunnya wahyu kepada Rasulullah di Gua Hira melalui perantaraan Malaikat Jibril.

Dalam kajian tersebut dijelaskan beberapa pelajaran penting dari turunnya Al-Qur’an, di antaranya bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang ummi sebagai bukti keaslian wahyu Allah SWT.

Al-Qur’an juga merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang kekal hingga akhir zaman, yang di dalamnya terkandung berbagai petunjuk kehidupan, ilmu pengetahuan, serta menjadi pedoman manusia menuju kebenaran.

Selain itu, disampaikan Al-Qur’an merupakan sumber kemuliaan bagi siapa saja yang mempelajari dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kajian tersebut disampaikan berbagai tanda-tanda kecil kiamat sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi.

Di antaranya wafatnya para ulama dan berkurangnya ilmu, maraknya kebodohan, meningkatnya fitnah, banyaknya gempa bumi.

Serta munculnya fenomena sosial dimana amanah sering disia-siakan dan orang yang tidak memiliki kapasitas berbicara dalam urusan publik.

Ustadz Aliyudin mengingatkan, Ramadan merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.

Kehidupan di dunia yang singkat harus dimanfaatkan dengan memperbanyak amal shalih, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)." (QS. Al-Hasyr: 18)

Serta firman Allah SWT:

"Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa." (QS. Al-Baqarah: 197)

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi wadah pembentukan dan pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa penerima beasiswa.

Kegiatan seperti ini dinilainya sangat penting untuk menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta penguatan spiritual bagi mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam prestasi akademik tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Mahasiswa penerima beasiswa merupakan generasi unggul yang diharapkan mampu menjadi teladan, tidak hanya dalam prestasi akademik tetapi juga dalam akhlak, kepedulian sosial, serta kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan SERASI ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Khususnya pada aspek SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembinaan mahasiswa berprestasi, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan kesehatan spiritual dan mental mahasiswa.

Serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan nilai moral, etika, dan karakter generasi muda.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Dengan demikian, kegiatan SERASI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar mahasiswa penerima beasiswa.

Tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.

Melalui kegiatan SERASI Semarak Ramadan Insan Berprestasi, diharapkan para mahasiswa penerima beasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat semakin mempererat persaudaraan.

Meningkatkan spiritualitas, serta terus berkomitmen menjadi insan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.