Warga Heboh, WNA Ditemukan Di Bawah Jembatan Patih Jelantik Bali, Diduga Cekcok Dengan Waria
Putu Dewi Adi Damayanthi March 10, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Insiden menghebohkan warga di sekitar Jembatan Patih Jelantik, Legian, Kuta, Bali. Karena seorang wisatawan mancanegara asal Italia, AM (44), ditemukan terkapar di bawah jembatan.

Diduga turis asing itu menjadi korban kekerasan yang berujung pada terjatuhnya ia dari ketinggian jembatan pada Sabtu 7 Maret 2026 dini hari.

AM ditemukan dalam kondisi luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. 

Kabar yang beredar di lapangan menyebutkan bahwa AM sempat terlibat cekcok mulut dengan orang lain.

Baca juga: Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Terbitkan 270 ITKT, 35 WNA Bebas Biaya Denda Overstay

Perselisihan tersebut diduga memuncak hingga terjadi aksi fisik tersebut.

Dalam video yang viral di media sosial memperlihatkan kerumunan warga sudah menyemut di pinggir jembatan, menatap ke arah dasar sungai, di mana tubuh AM merintih kesakitan.

Korban segera dievakuasi ke BIMC Hospital Kuta untuk diselamatkan nyawanya.

Di tengah spekulasi yang berkembang liar di media sosial mengenai keterlibatan dua sosok waria tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pendalaman.

Kapolsek Kuta, Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan, menyampaikan penyelidikan yang tengah berlangsung.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih berupaya keras mengumpulkan bukti-bukti otentik di lapangan.

"Terkait WNA yang ditemukan di bawah jembatan di Legian, sampai dengan saat ini WNA tersebut belum bisa kami minta keterangannya," ujar Kompol Laksmi saat dikonfirmasi pada Selasa 9 Maret 2026.

Meski kabar mengenai cekcok sebelum kejadian telah santer terdengar, Kompol Laksmi menekankan bahwa proses hukum harus berlandaskan fakta dan saksi yang kuat.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Kuta terus menyisir area sekitar untuk mencari titik terang.

"Sementara unit reskrim sudah laksanakan lidik, namun masih belum ditemukan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut," tutur sia.

"Sehingga, belum diketahui secara pasti apakah benar terjadi cekcok sebelumnya dengan orang lain, ataukah ada penyebab lain sehingga korban sampai terjatuh," sambungnya.

Sementara itu, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak terjebak dalam spekulasi yang belum terbukti, sembari memastikan bahwa upaya pengejaran dan penyelidikan akan dilakukan hingga tuntas.

"Mohon waktu nggih, kami maksimalkan upaya penyelidikan agar kasus ini segera menemui titik terang," pungkas Kapolsek Kuta. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.