Polsek Pasar Rebo Gerebek 3 Kios Obat Keras, 15 Papan Obat Daftar G Disita
Dian Anditya Mutiara March 10, 2026 02:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR REBO - Polsek Pasar Rebo akhirnya mendatangi kios penjual obat keras yang sempat ditembaki kembang api oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026) malam.

Pihak kepolisian mendatangi lokasi untuk menjawab keresahan masyarakat terkait peredaran obat tersebut.

Kapolsek Pasar Rebo, AKP Wayan Wijaya menjelaskan, awalnya penyewa kios membuka tempat usaha kosmetik dan perangkat telepon seluler.

"Jadi kalau menurut warga sudah lama tutup (enggak jualan kosmetik) ternyata mereka buka buat jualan obat keras. Mereka sering kucing-kucingan juga buka hanya 1-2 jam saja habis itu tutup," tuturnya, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Modus Jual Sayur, Pemuda di Tangerang Edarkan Tramadol dan Hexymer Ilegal

Wayan menerangkan, ada tiga lokasi yang digrebek oleh pihaknya yakni di depan PT Meiyume, depan Mixue dan Jalan Lestari Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ia pun menggandeng pihak RT dan RW saat melakukan penggerebekan di lokasi agar menjadi saksi aksi penjualan obat terlarang tersebut.

"Dari ketiga tersebut kami dapatkan 15 papan obat yang diduga terindikasi daftar G," ucapnya.

Wayan mengimbau kepada warga agar melapor ke Polsek Pasar Rebo jika menemukan penjualan obat terlarang.

Ia meminta jangan main hakim sendiri apalagi sampai menembakan petasan ke toko karena bisa jadi pemicu kebakaran.

"Kami akan tindak lanjuti apabila ada kegiatan penjualan," tandasnya.

Tembakan Petasan ke Toko

Sebelumnya, Aksi konyol terlihat oleh orang yang mengaku sebagai warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur menembaki petasan ke toko yang diduga menjual obat tramadol dan sejenisnya, Sabtu (7/3/2026) malam.

Toko itu berada di Jalan Raya Bogor tepatnya di depan PT Meiyume, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

TEMBAKAN - Geram karena masih nekat beroperasi saat Ramadhan, sebuah toko yang diduga menjual obat keras terbatas diserang warga menggunakan kembang api. Kejadian berlangsung Sabtu, (07/03) tepat di depan PT. Meiyume KM 28 Jalan Raya Bogor.
TEMBAKAN - Geram karena masih nekat beroperasi saat Ramadhan, sebuah toko yang diduga menjual obat keras terbatas diserang warga menggunakan kembang api. Kejadian berlangsung Sabtu, (07/03) tepat di depan PT. Meiyume KM 28 Jalan Raya Bogor. (Istimewa/instagram Bandung Terkini)

Aksi pemuda yang tembaki toko obat dengan petasan ini viral di sosial media Instagram.

Pelaku penembak mengendarai sepeda motor dan berhenti sudah menyulutkan petasan yang kemudian di arahkan ke toko tersebut.

Baca juga: Gerebek Toko di Bekasi Utara, Polisi Bongkar Peredaran Ratusan Butir Tramadol dan Hexymer Ilegal

Salah satu pengendara sepeda motor yang sedang membeli harus menghindar ketika melihat petasan mengarah ke dirinya.

Tembakan pertama masuk ke dalam toko hingga meledak.

Pemikik toko hanya bisa menunduk ketika diserang gunakan tembakan oleh orang tak dikenal.

Aksi pemuda itu bisa memicu kebakaran dari pecikan api kembang api bila mengenai bahan mudah terbakar di dalam toko.

Dari suara video terdengar, aksi penembakan itu lantaran kesal karena toko obat tersebut belum juga tutup. 

Sang perekam menduga toko tersebut punya bekingan dari oknum aparat sehingga masih tetap berjualan.

Kapolsek Pasar Rebo, AKP Wayan Wijaya mengaku belum menerima laporan dari pemilik toko terkait aksi tersebut.

"Belum ada laporan ke kami," singkatnya kepada Warta Kota, Senin (9/3/2026). (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.