Ranking BWF Terbaru - Juara All England Rusak Tatanan 10 Besar, Shi Yu Qi Lengser dari Peringkat Pertama
Nungki Nugroho March 10, 2026 06:33 PM

DARREN STAPLES/AFP
Tunggal putra Taiwan, Lin Chun Yi, merusak tatanan 10 besar ranking BWF setelah menjuarai All England Open 2026.

JUARA.NET - Lin Chun-yi merusak tatanan 10 besar ranking tunggal putra setelah menjuarai All England Open 2026, sedangkan Shi Yu Qi harus tergusur dari peringkat pertama.

Tunggal putra Taiwan, Lin Chun-yi, mencetak sejarah dalam kariernya setelah memenangi All England Open 2026.

Kehebatan Chun-yi sudah terlihat sejak babak awal dengan mengalahkan unggulan keempat asal Indonesia, Jonatan Christie.

Jojo, sapaan akrab Jonatan, dikalahkan dua gim langsung oleh Chun-yi pada babak 16 besar dalam dua gim langsung, 19-21, 12-21.

Chun-yi juga menyingkirkan unggulan kedua, Kunlavut Vitidsarn, pada babak semifinal dengan 21-14, 18-21, 21-16.

Di final, tunggal putra berusia 26 tahun itu mempecundangi Lakshya Sen juga dalam dua gim, 21-15, 22-20.

“Kami belum pernah menang melawan mereka. Jadi, ini hasil yang luar biasa, sangat emosional. Saya banyak berteriak setelah setiap poin,” kata Chun-yi dikutip Juara.net dari BWF Badminton.

"Memenangkan All England adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingat selama masa COVID-19, menonton rekan-rekan setim saya bermain di turnamen ini, saya sangat gembira."

"Dan dari menontonnya di TV hingga sekarang bisa bermain dan memenangkannya sungguh luar biasa," pungkasnya.

Kemenangan itu mengantarkan Chun-yi meroket di ranking BWF tunggal putra yang diperbarui pada Selasa (10/3/2026).

Ia melesat tiga peringkat untuk menembus 10 besar dengan menduduki posisi delapan dunia.

Sementara itu, terjadi perubahan di posisi puncak dengan lengsernya Shi Yu Qi.

Tunggal putra China itu tersingkir pada babak awal All England oleh Lakshya Sen.

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, setelah menghadapi Kunlavut Vitidsarn (Thailand) pada babak perempat final All England Open 2026, Jumat (6/3/2026)
PBSI
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, setelah menghadapi Kunlavut Vitidsarn (Thailand) pada babak perempat final All England Open 2026, Jumat (6/3/2026)

Walhasil, Shi tidak mendapat poin untuk mempertahankan posisinya di peringkat satu dunia.

Pebulu tangkis juara dunia 2025 itu harus rela digusur kembali oleh Kunlavut Vitidsarn.

Kunlavut naik setelah menembus semifinal All England Open 2026.

Tunggal putra Thailand itu juga berhasil menjegal debutan Indonesia di All England, Alwi Farhan.

Alwi dikalahkan Kunlavut pada babak perempat final dalam dua gim langsung, 17-21, 12-21.

Kekalahan itu sekaligus menambah rekor buruk Alwi lawan Kunlavut menjadi 0-4.

Meski begitu, Alwi tetap puas dengan penampilan pertamanya di turnamen bulu tangkis tertua tersebut.

Tunggal putra berusia 20 tahun itu telah berhasil naik kelas setelah mengalahkan unggulan ketujuh, Chou Tien Chen.

"Hal positif yang bisa saya ambil dari All England pertama ini adalah jeri payah latihan saya, persiapan selama menuju ke sini menunjukkan hasil yang cukup ada perkembangan," ucap Alwi dikutip Juara.net dari PBSI.

"Saya sudah mulai bisa revans dengan lawan yang kemarin 2 kali kalah, Chou Tien Chen tapi memang belum berhasil dari Kunlavut," tuturnya.

Alwi tidak beranjak dari peringkat ke-14 meskipun terjadi pergerakan ranking Victor Lai.

Tunggal putra Kanada itu naik tiga strip ke peringkat 13 setelah menembus final All England Open 2026.

Senasib dengan Alwi, Jonatan Christe juga tak beralih dari peringkat empat BWF.

Berikut ranking BWF terbaru tunggal putra per Selasa (10/3/2026):

1. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) - 110.779 poin
2. Shi Yu Qi (China) - 100.567 poin
3. Anders Antonsen (Denmark) - 93.729 poin
4. Jonatan Christie (Indonesia) - 84,174 poin
5. Christo Popov (Prancis) - 81.925 poin
6. Chou Tien Chen (Taiwan) - 79.239 poin
7. Li Shi Feng (China) - 77.478 poin
8. Lin Chun-yi (Taiwan) - 73.418 poin
9. Kodai Naraoka (Jepang) - 69.654 poin
10. Alex Lanier (Prancis) - 73.320 poin
------------------------------------------------------------------
14. Alwi Farhan (Indonesia) - 61.130 poin
40. Moh Zaki Ubaidillah (Indonesia) - 35.721 poin
45. Prahdiska Bagas Shujiwo (Indonesia) - 32.180 poin
50. Muhamad Yusuf (Indonesia) - 30.130 poin
51. Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) - 29.454 poin
64. Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) - 25.740 poin
82. Bismo Raya Oktora (Indonesia) - 21.760 poin
87. Richie Duta Richardo (Indonesia) - 20.601 poin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.