Mobil Angkutan Terbakar di Jalan Poros Desa Waara-Boneoge Buton Tengah, Tidak Ada Korban Jiwa
Sitti Nurmalasari March 10, 2026 08:44 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BUTON TENGAH - Mobil angkutan terbakar di Jalan Poros Desa Waara–Kelurahan Boneoge, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Insiden ini tepatnya terjadi di wilayah Dusun Waara, Desa Waara, Kecamatan Lakudo, Selasa (10/3/2026) siang.

Kebakaran mobil tersebut viral di media sosial atau medsos, karena terjadi siang bolong.

Kasat Lantas Polres Buton Tengah, Iptu Sumardi Tahir, mengatakan peristiwa terjadi gegara korsleting.

"Info akibat korsleting kabel mesin," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Kebakaran Satu Unit Kios di Kelurahan Lipu Kota Baubau, Seorang Nenek Alami Luka Bakar

Kata dia, terdapat dua penumpang dalam mobil tersebut, tapi keduanya berhasil menyelamatkan diri.

Mobil yang melaju dari Pelabuhan Penyeberangan Wamengkoli menuju Mawasangka ini terbakar begitu saja saat di tengah perjalanan.

Kapolsek Lakudo, Ipda Muhammad Ade Tandra, menjelaskan kronologi kebakaran mobil tersebut.

"Keterangan yang diperoleh di lapangan, kendaraan sebelumnya bergerak dari arah Pelabuhan Penyeberangan Wamengkoli menuju Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur, membawa barang serta dua penumpang yang baru tiba di pelabuhan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Kata dia, sekira pukul 13.00 Wita saat kendaraan yang melaju melintasi Jalan Poros Desa Waara–Boneoge, tiba-tiba pada bagian mesin kendaraan terjadi korsleting pada instalasi kabel.

Baca juga: Api Muncul dari Kamar Belakang, Penyebab Kebakaran Rumah di Puuwatu Kendari Masih Diselidiki

Akibatnya terdapat percikan api, yang kemudian membesar dan menyambar hingga menyebabkan kendaraan terbakar.

“Mengetahui itu, pengemudi bersama dua penumpang segera menghentikan kendaraan dan berupaya menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang,” ujarnya.

Warga yang saat itu melihat peristiwa juga membantu dalam evakuasi barang-barang milik penumpang yang tercecer di sekitar lokasi peristiwa.

Setelah menerima laporan, polisi langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadaman Kebakaran Buton Tengah untuk pemadaman.

Ipda Muhammad Ade Tandra mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut tapi kerugian material ditaksir mencapai Rp40 juta.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Asrama Putri Pondok Pesantren di Muna Barat, Warga Ponpes Lihat Orang Misterius

"Kendaraan mengalami kerusakan berat dan sebagian besar badan kendaraan hangus terbakar,” ujarnya.

Saat ini, situasi kamtibmas di sekitar lokasi kejadian terpantau dalam keadaan aman dan kondusif, serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Markas Polres Buton Tengah berada di Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan Gu. (*)

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.