TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sosok inisiator live streaming populer Marapthon, Reza Arap memutuskan untuk hiatus.
Langkah-langkahnya tersebut, disebut adalah tanda pamit lebih awal dari Marapthon season 3 atau Marapthon-The Last Tale.
Momen tersebut terjadi pada 6 Maret 2026, kemarin.
Ia berpamitan secara langsung pada member AAAClan yang menjadi bintang dalam live Marapthon.
Namun, ada suatu hal yang membuat publik bertanya-tanya.
Pasalnya, Marapthon tahun ini adalah yang terakhir dan belum diketahui kelanjutannya.
Meski begitu, Reza sempat mengutarakan bahwa tak akan lagi melanjutkan live streaming Marapthon.
Sehingga, live ini akan menjadi momen terakhir grup AAA Clan berkumpul.
Baca juga: Video Viral Pengakuan Reza Arap, Doa Al Fatihah Setiap Hari untuk Lula Lahfah: Pahalanya Dia Gede
Namun, belum tuntas melangsungkan live streaming, Reza Arap justru pamit lebih dulu.
Siaran langsung tersebut diunggah ke YouTube yb sejak 8 Februari 2026 lalu.
Total sudah ditayangkan selama 30 hari berturut-turut.
Setiap video live steaming di YouTube berdurasi 8 hingga 11 jam.
Saat live streaming, tak ada kata-kata panjang dari pria yang disapa Arap itu.
Ia langsung berdiri dan mengucapkan salam pada rekan-rekannya.
"See you brother," ucap Arap, dikutip dari Tribun Seleb.
Tak hanya itu, ia juga nampak memeluk para sahabatnya sebelum pergi.
Sejumlah rekan-rekannya pun mendoakan Reza Arap agar diberikan kesehatan.
"Mau wajib militer," sahut Cintya, asisten Reza Arap.
Beberapa hari kemudian, salah satu anggota AAA Clan bernama Teguh Praokoso alias Tape mengungkap kondisi Reza Arap. Ia menyebut Reza Arap sempat mendatangi psikiater.
"Marapthon anyway kita ga bisa menutupi terlalu lama, kita ga bisa apa ya, Arap gak bisa lama-lama di Marapthon karena kemarin sempet ke psikiater, dia didiagnosis depresi disosder. Stres beratlah," terang Tepe.
"Kalau dari kita semua udah 'take a rest, tidur. Ini udah omongan dokter, ini udah omongan profesional, libur!'. Tapi Arap walaupun di luar masih kepikiran Marapthon," lanjutnya.
Tepe mengaku kerap melihat Arap tetap profesional meski kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja. Ia dan rekan-rekan lainnya pun tak ingin memaksakan Arap.
"Aku sendiri melihat dia sometime memaksakan di depan kamera mode profesional walaupun dia stres di dalem, dia memaksakan hal itu."
"Kita tahu bersama beberapa hari yang ke belakang banyak banget yang menghujat dia tentang ini itu, akhirnya bed rest. Padahal ia melakukan semua itu dalam kondisi major depressive disorder tadi, dalam kondisi secara mental gak sehat. Dia butuh fresh," tegasnya.
Diketahui, siaran langsung marapthon dijadwalkan akan berakhir pada Selasa (10/3/2026).
Tanpa diduga, Reza Arap mendadak pamit lebih awal. Saat ini ia diduga mengalami depresi.
Siaran live Marapthon dijadwalkan akan berakhir hari ini, Selasa (10/3/2026) setelah 30 hari penuh mereka melakukan siaran langsung.
(*)
(Grid.id)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)