Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Menjelang mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon menemukan sejumlah fasilitas keselamatan di dalam bus yang belum lengkap saat melakukan pemeriksaan kendaraan atau ramp check di sejumlah perusahaan otobus (PO).
Pemeriksaan tersebut dilakukan bersama Polresta Cirebon dan Dishub Jawa Barat di tiga lokasi pada Selasa (10/3/2026) yaitu PO Cahaya Bakti Utama (CBU) di Sumber, PO Bhineka Sangkuriang di kawasan Ciperna, serta PO Sahabat di Kecamatan Weru.
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kabupaten Cirebon, Dani Irawadi, mengatakan pemeriksaan difokuskan untuk memastikan kesiapan kendaraan serta awak bus seperti sopir dan kondektur yang akan melayani penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Alhamdulillah tadi untuk mengecek kesiapan baik itu awak kendaraannya, yaitu sopir maupun kondektur, dan kendaraannya untuk persiapan pelaksanaan kegiatan arus balik dan arus mudik. Kegiatannya pertama di Terminal Sumber, tadi mengecek kendaraan bus PO CBU. Kemudian kedua di PO Bhineka Sangkuriang di Ciperna, dan terakhir ini di PO Sahabat,” ujar Dani saat diwawancarai di lokasi, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Antisipasi Kasus Bantar Gebang, Gunungan Sampah di TPA Kopiluhur Cirebon Disiasati Terasering
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memeriksa sejumlah komponen penting kendaraan yang berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang.
Beberapa di antaranya meliputi kondisi lampu kendaraan, sistem pengereman, pintu darurat, hingga keberadaan palu pemecah kaca di dalam bus.
“Kami cek pertama lampu-lampu, kemudian rem, kemudian juga pintu darurat, kemudian hammer atau palu pemecah kaca barangkali nanti ada permasalahan di perjalanan yang darurat, sehingga baik penumpang maupun awak kendaraan bisa melakukan antisipasi,” ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas masih menemukan kekurangan pada fasilitas keselamatan di beberapa bus yang diperiksa.
“Paling temuannya mungkin palu ada yang kurang jumlahnya yang dipersyaratkan,” jelas dia.
Ia meminta awak kendaraan maupun pengelola PO agar segera melengkapi fasilitas keselamatan tersebut sebelum bus digunakan untuk melayani penumpang selama musim mudik.
“Jadi bagi awak kendaraan yang tadi ada temuan, kami sarankan agar segera melengkapi dan memperbaiki supaya perjalanan masyarakat yang akan melaksanakan arus mudik dan arus balik lancar dan selamat sampai tujuan,” katanya.
Baca juga: Cirebon Jadi Simpul Mudik Nasional, Polisi Siapkan Ratusan Rambu dan Barrier di Jalur Arteri-Tol
Dalam kegiatan ramp check tersebut, petugas memeriksa sejumlah bus di tiga titik berbeda.
Di PO CBU, hanya satu unit bus yang sempat diperiksa karena kendaraan lainnya belum tiba di lokasi.
Sementara di PO Bhineka Sangkuriang terdapat delapan bus yang diperiksa dan di PO Sahabat sebanyak lima unit bus.
“Kurang lebih tadi di tiga titik tersebut kami melakukan pemeriksaan. Di PO CBU hanya satu bus karena kendaraan lain belum datang. Kemudian di PO Bhineka Sangkuriang kami mengecek delapan unit bus, dan di PO Sahabat lima unit bus,” ujarnya.
Selain mengecek kondisi kendaraan, Dishub juga mengingatkan pengusaha transportasi dan awak bus agar memastikan kelengkapan administrasi serta kondisi kesehatan pengemudi.
“Dari kami kepada pengusaha maupun awak kendaraan yang akan melayani masyarakat dalam kegiatan arus mudik dan arus balik ini diharapkan melengkapi administrasinya seperti STNK, kemudian SIM dan cek kesehatan juga. Karena cek kesehatan salah satu yang penting demi kelancaran arus balik ini,” ucap Dani. (*)