BYD Perkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan FLASH Charging, Ini Keunggulannya
Mochamad Dipa Anggara March 11, 2026 12:30 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD resmi memperkenalkan inovasi terbaru berupa Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi FLASH Charging yang akan hadir di Indonesia. 

Kedua teknologi ini diklaim mampu menjawab dua tantangan utama kendaraan listrik, yakni kecepatan pengisian daya serta penurunan performa baterai pada suhu rendah.

Perkenalan dua teknologi tersebut disampaikan dalam acara BYD Indonesia Ramadan Sportainment & Media Gathering 2026 yang digelar di Agora Sport Hall, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan inovasi tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik sekaligus bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik.

“Kedua terobosan teknologi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan inovasi BYD. Kami percaya teknologi memiliki kekuatan untuk mengubah dunia, namun inovasi tidak hanya berhenti pada kendaraan, melainkan juga harus didukung penguatan ekosistemnya,” ujar Eagle Zhao.

Menurutnya, pengembangan teknologi baterai dan sistem pengisian daya yang semakin cepat dan efisien akan menjadi fondasi penting dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik, termasuk di pasar seperti Indonesia yang memiliki karakter mobilitas beragam dan wilayah geografis yang luas.

Blade Battery Generasi Kedua dikembangkan melalui penelitian selama enam tahun dengan sejumlah peningkatan pada kepadatan energi, sistem manajemen termal, serta struktur baterai yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kestabilan performa kendaraan listrik.

Teknologi Blade Battery Generasi Kedua
Teknologi Blade Battery Generasi Kedua memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen State of Charge (SOC) hanya dalam waktu sekitar lima menit, serta mencapai hingga 97 persen dalam sembilan menit. Bahkan pada suhu ekstrem hingga minus 30 derajat celsius, pengisian daya dari 20 persen hingga 97 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit.

Teknologi ini memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 70 persen State of Charge (SOC) hanya dalam waktu sekitar lima menit, serta mencapai hingga 97 persen dalam sembilan menit. 

Bahkan pada suhu ekstrem hingga minus 30 derajat celsius, pengisian daya dari 20 persen hingga 97 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit.

Selain itu, BYD juga memperkenalkan teknologi pengisian daya cepat FLASH Charging dengan kemampuan output hingga 1.500 kW per konektor, salah satu yang tertinggi di dunia.

Teknologi tersebut dirancang untuk mempercepat proses pengisian energi sekaligus menjaga stabilitas jaringan listrik melalui sistem penyimpanan energi berkapasitas besar.

BYD juga memperkenalkan konsep BYD FLASH Charging Station dengan desain charger T-shaped pulley berteknologi 'zero gravity' yang memudahkan pengguna mengakses kabel pengisian tanpa menyentuh tanah.
BYD juga memperkenalkan konsep BYD FLASH Charging Station dengan desain charger T-shaped pulley berteknologi 'zero gravity' yang memudahkan pengguna mengakses kabel pengisian tanpa menyentuh tanah. (BYD Motor Indonesia)

BYD juga memperkenalkan konsep BYD FLASH Charging Station dengan desain charger T-shaped pulley berteknologi 'zero gravity' yang memudahkan pengguna mengakses kabel pengisian tanpa menyentuh tanah.

Perusahaan menargetkan pembangunan hingga 20.000 stasiun FLASH Charging di Tiongkok pada akhir 2026 sebelum memperluas implementasinya secara global.

Posko Mudik BYD

Di sisi lain, BYD Indonesia juga memperkuat ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perusahaan akan menghadirkan Posko Mudik BYD di sejumlah titik strategis untuk mendukung perjalanan jarak jauh pengguna kendaraan listrik.

“Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, tahun ini BYD juga memperluas kehadiran Posko Mudik di lebih banyak titik strategis untuk memberikan rasa nyaman dan ketenangan bagi para pengguna, khususnya dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran,” kata Luther dalam kesempatan yang sama.

Posko Mudik BYD dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026 di enam titik strategis di sepanjang jalur utama perjalanan mudik, khususnya di area rest area jalan tol Trans Jawa.

Selain posko mudik, BYD juga menyiapkan jaringan dealer siaga di berbagai wilayah yang akan beroperasi selama 24 jam pada periode 19–23 Maret 2026.

Layanan tersebut disiapkan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik BYD tetap mendapatkan dukungan teknis maupun layanan purna jual selama perjalanan mudik.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik, tidak hanya untuk mobilitas harian tetapi juga perjalanan jarak jauh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.