BPBD Jatim akan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca saat Musim Mudik dan Libur Lebaran
Titis Jati Permata March 11, 2026 07:32 AM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Jawa Timur bakal berupaya maksimal demi mewujudkan masa libur lebaran Idul Fitri 2026 yang aman nyaman dan membahagiakan bagi masyarakat.

Salah satu hal utama yang dilakukan di masa mudik dan libur lebaran adalah BPBD Jatim siap untuk melakukan kembali operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mencegah cuaca ekstrem dan mengurangi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Tebar Kabur dan Garam di Atas Awan


OMC dengan penebaran kapur dan juga garam di atas awan itu akan dilakukan sejak lima hari sebelum lebaran hingga lima hari setelah lebaran.

Dengan harapan semasa mudik dan libur lebaran wilayah Jatim bisa tercegah dari potensi cuaca ekstrem.

“OMC akan kita lakukan mulai tanggal 16 Maret 2026 sampai dengan tanggal 25 Maret 2026,” ujar Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto saat diwawancarai Surya.co.id, Selasa (10/3/2026) petang. 

bencana hidrometeorologi saat masa mudik dan libur lebaran, Selasa (10/3/2026) petang.
Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto saat diwawancarai SURYA.co.id di kantornya, Selasa (10/3/2026) petang. Pemprov Jatim melakukan kembali operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mencegah cuaca ekstrem dan mengurangi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi saat masa mudik dan libur lebaran.

Akhir Musim Penghujan


Gatot mengatakan keputusan OMC ini juga merupakan hasil koordinasi antara Pemprov Jawa Timur dengan BMKG. 

Di mana di pertengahan bulan Maret ini masih merupakan akhir dari musim penghujan. 

Dan masih ada potensi terjadinya cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.

“Sebenarnya Maret ini sudah ujung musim hujan. Tapi selama masa peralihan ini memang masih ada potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah sebagaimana diprediksi oleh BMKG. Sehingga salah satu cara kita mengontrol potensi cuaca ekstrem adalah dengan OMC,” urainya.

Target Sasaran Operasi Modifikasi Cuaca


Sejumlah wilayah menjadi target sasaran dilakukannya OMC.

  • Surabaya
  • Sidoarjo
  • Mojokerto
  • Trenggalek
  • Situbondo
  • Probolinggo
  • Pacitan
  • Malang selatan
  • dan sejumlah daerah lain.

Kawasan Wisata Ikut Jadi Sasaran


Selain itu daerah dengan kawasan wisata juga menjadi sasaran OMC.

Sebab selama masa libur lebaran kawasan wisata dipastikan akan menjadi titik yang ramai dituju masyarakat.

Dengan OMC maka intensitas curah hujan bisa dikurangi ataupun dialihkan ke kawasan yang cenderung lebih aman untuk turun hujan.

“Rencananya akan ada 22 sortie yang kita siapkan dalam program OMC di masa mudik dan libur lebaran tahun 2026. Penebaran akan mengikuti peta dari BMKG berdasarkan kawasan yang memang potensi curah hujan tinggi atau ekstrem,” tegas Gatot.

Cegah Cuaca Ekstrem Selama Musim Hujan

Sebelumnya Pemprov Jatim telah melakukan OMC sejak awal Desember 2025 hingga pertengahan Februari 2026 guna mencegah cuaca ekstrem selama musim hujan.

Sedangkan di masa mudik lebaran ini, OMC dirasa perlu terutama guna menyambut sebanyak 24,90 juta orang yang diprediksi akan mudik ke Jawa Timur.

Jumlah tersebut mencakup sekitar 17,3 persen pemudik nasional.

Di mana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17 sampai 18 Maret 2026.

“Kami berharap OMC akan membantu masyarakat merasakan mudik yang aman, nyaman dan berkesan di Jawa Timur,” pungkas Gatot.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.