SURYAMALANG.COM, BLITAR - Semarah, nenek penjual kerupuk keliling di Blitar, menjadi sorotan setelah tertipu uang mainan Rp200 ribu.
Kisahnya viral usai direkam dan diunggah ke media sosial oleh seorang warga.
Banyak masyarakat kemudian datang memberikan bantuan langsung ke rumah kontrakannya.
Dukungan warga membuat Semarah merasa lebih kuat menghadapi musibah.
Nenek penjual kerupuk keliling yang tertipu uang mainan Rp 200.000 dari pembeli di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, mendapat banyak simpati dari warga.
Beberapa warga datang mengucapkan simpati dan memberikan uang bantuan kepada Semarah di rumah kontrakannya di Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (11/3/2026).
"Saya kesini pertama ingin mengucapkan simpati kepada Mbah Semarah. Selain itu, saya menyisihkan rezeki untuk diberikan kepada Mbah Semarah," kata seorang perempuan yang datang memberikan uang bantuan ke Mbah Semarah.
Perempuan yang enggan disebutkan namanya itu mengaku sebagai pelanggan kerupuk Semarah.
Semarah sering jualan kerupuk lewat depan rumahnya di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
"Saya sering beli kerupuk Mbah Semarah pas lewat depan rumah. Kemarin saya tahu info soal Mbah Semarah dari medsos. Hari ini, saya baru bisa datang ke rumah Mbah Semarah," ujarnya.
Warga lain, Dwi Alim (35) mengatakan, beberapa temannya juga titip memberikan uang donasi untuk Semarah.
Dwi Alim merupakan warga yang kali pertama merekam video Semarah setelah tertipu uang mainan Rp 200.000 dari pembeli.
Rekaman video Semarah itu kemudian viral di media sosial.
Ketika itu, Semarah sedang lewat depan rumah Dwi Alim di Dusun Kranggan, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Dwi Alim menghentikan Semarah karena hendak beli kerupuk. Dwi Alim juga pelanggan kerupuk Semarah.
Semarah kemudian cerita habis kena tipu uang mainan Rp 200.000 dari pembeli sambil menunjukkan uang mainan kepada Dwi Alim.
Karena ikut emosi mendengar cerita Semarah, Dwi Alim berinisiatif merekam video cerita soal penipuan uang mainan yang dialami Semarah.
Rekaman video itu kemudian ia unggah di akun medsos dan viral.
"Niat saya mengunggah video itu ke medsos agar ada perhatian dari aparat terkait kasus penipuan uang mainan yang dialami Mbah Semarah. Supaya tidak ada korban lagi seperti Mbah Semarah," katanya.
Dwi Alim tidak menyangka, video soal penipuan itu justru memunculkan banyak simpati kepada Semarah.
Banyak warga dan teman Dwi Alim ingin memberikan bantuan kepada Semarah.
"Teman-teman saya nitip uang untuk diberikan kepada Mbah Semarah. Ada juga yang minta uangnya dibelikan sembako untuk kebutuhan Mbah Semarah," ujarnya.
"Saya juga bersyukur banyak orang yang sayang dengan Mbah Semarah. Derajat Mbah Semarah diangkat oleh Allah lewat musibah ini," pungkasnya.
Sebelumnya, video seorang nenek penjual kerupuk keliling terkena tipu uang mainan senilai Rp 200.000 dari pembeli di wilayah Kabupaten Blitar viral di media sosial beberapa hari ini.
Dalam video viral itu, seorang perekam menyampaikan kalau nenek penjual kerepuk keliling habis terkena tipu uang mainan dari pembeli.
Peristiwa yang dialami nenek penjual kerupuk itu terjadi di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (7/3/2026) malam.
"Lur, iki wong tuek diapusi bayar gawe duit rongatus ewu palsu (ini orang tua ditipu bayar pakai uang palsu Rp 200.000)," kata perekam sambil menunjukkan uang palsu yang dibawa korban di video viral.