Kwartir Nasional Apresiasi Program BINAR SMANSA, Model Pembinaan Karakter Pramuka di Ambon
Ode Alfin Risanto March 11, 2026 01:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kunjungan perwakilan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ke SMA Negeri 1 Ambon menjadi sorotan dalam upaya penguatan pendidikan karakter berbasis kepanduan.

Program unggulan “BINAR SMANSA” atau Bina Karakter Berbasis Gudep yang dijalankan sekolah tersebut dinilai sebagai terobosan positif dalam mengintegrasikan kegiatan pramuka ke dalam proses belajar mengajar.

Kunjungan itu dilakukan oleh perwakilan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas, Beni Romansyah, yang datang langsung untuk melihat pelaksanaan program pembinaan karakter yang kini menjadi salah satu inovasi pendidikan di sekolah tersebut.

Program BINAR SMANSA sendiri merupakan kerja sama strategis antara pihak sekolah dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Ambon untuk memperkuat karakter siswa melalui kegiatan kepanduan.

Binar Karakter Dilaksanakan Rutin Setiap Bulan

Kegiatan Bina Karakter SMANSA dilaksanakan secara rutin pada minggu kedua setiap bulan. 

Program ini berlangsung pada dua jam pertama kegiatan belajar, baik untuk siswa shift pagi maupun siang.

Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 43 rombongan belajar. Rinciannya, 22 kelas mengikuti kegiatan pada shift pagi dengan rata-rata 35 siswa per kelas, sementara 21 kelas lainnya mengikuti kegiatan pada shift siang dengan jumlah siswa yang relatif sama.

Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan berbagai materi dan aktivitas kepramukaan yang dirancang untuk menanamkan nilai kepemimpinan, disiplin, kerja sama, hingga etika pergaulan.

BINAR SMANSA - Kunjungan perwakilan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Beni Romansyah, ke SMA Negeri 1 Ambon, Rabu (11/3/2026).
BINAR SMANSA - Kunjungan perwakilan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Beni Romansyah, ke SMA Negeri 1 Ambon, Rabu (11/3/2026). (TribunAmbon.com/Jenderal Louis MR)

Kwarnas: Program Ini Bisa Jadi Inspirasi Nasional

Pusdatin Kwarnas, Beni Romansyah, mengaku terkesan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Menurutnya, program yang dijalankan di SMANSA Ambon dapat menjadi inspirasi bagi gugus depan (gudep) maupun sekolah lain di Indonesia.

“Berkaitan dengan kegiatan kepramukaan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Ambon ini sangat luar biasa. Ini bisa menjadi inspirasi bagi gudep-gudep lain atau pangkalan lain untuk melakukan kegiatan kepramukaan di sekolahnya masing-masing,” ujar Beni saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (11/3/2026).

Ia menilai, integrasi kegiatan pramuka dalam waktu belajar merupakan langkah inovatif yang mampu memperkuat pembentukan karakter peserta didik.

“Ini merupakan bentuk pengembangan karakter anak didik agar menjadi lebih baik, karena adik-adik kita ini nantinya akan menjadi cikal bakal pemimpin di masa depan,” jelasnya.

Menurutnya, penyisipan kegiatan pramuka dalam sela-sela kegiatan belajar mengajar merupakan terobosan baru yang sangat positif.

“Ini kegiatan yang sangat positif untuk mengembangkan pola pikir anak serta membentuk kebiasaan yang baik sehingga jati diri mereka ke depan bisa menjadi lebih kuat,” tambahnya.

Pendataan Anggota Pramuka di Wilayah Timur

Selain meninjau program pembinaan karakter, kunjungan Kwarnas ke Ambon juga berkaitan dengan tugas pendataan anggota pramuka di wilayah timur Indonesia.

Beni menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan surat edaran dari Kwarnas untuk melakukan pendataan potensi anggota sekaligus penguatan sistem keanggotaan berbasis digital.

Saat ini, kartu tanda anggota (KTA) pramuka telah terintegrasi dalam aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas.

“Anggota pramuka dinyatakan resmi jika memiliki kartu tanda anggota yang dikeluarkan oleh kwartir nasional. Sekarang semuanya sudah berbasis aplikasi Ayo Pramuka,” jelasnya.

Melalui aplikasi tersebut, berbagai aktivitas kepramukaan dapat tercatat secara digital, termasuk KTA elektronik, pencatatan kegiatan, hingga pengelolaan administrasi kwartir melalui sistem mobile kwartir yang dikelola oleh admin di setiap tingkatan organisasi.

Kepala Sekolah: BINAR SMANSA Jadi Program Unggulan

Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Dra. Elonamayo Laturiuw, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kwarnas yang secara langsung meninjau pelaksanaan program BINAR SMANSA.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program unggulan sekolah dalam membangun karakter siswa melalui pendekatan kepramukaan.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih atas kerja sama dengan Kwarcab sehingga dari Kwartir Nasional kakak Beni bisa mengunjungi sekolah kami bertepatan dengan pelaksanaan program unggulan Bina Karakter SMANSA,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Beni juga berkesempatan melihat langsung proses pembelajaran di kelas serta mempelajari petunjuk teknis program yang dijalankan.

“Beliau melihat langsung bagaimana integrasi program binar itu dilakukan di dalam kelas,” katanya.

Materi Pramuka Dorong Perubahan Karakter Siswa

Menurut Laturiuw, program BINAR SMANSA dirancang karena sekolah melihat pentingnya pembentukan karakter yang tidak hanya diperoleh dari mata pelajaran akademik.

Ia menilai materi kepramukaan memiliki pendekatan yang lebih aplikatif dan menyenangkan bagi siswa.

“Setiap hari anak-anak belajar Bahasa Indonesia, Matematika dan pelajaran lain. Tapi di pramuka ada permainan, ada aktivitas yang membangun karakter. Materi-materi pramuka itulah yang kami gunakan untuk mendorong perubahan karakter siswa,” jelasnya.

Hasilnya pun dinilai sangat positif. Dari berbagai refleksi yang dikumpulkan setelah kegiatan, banyak siswa memberikan testimoni positif terhadap program tersebut.

Diharapkan Jadi Inspirasi Sekolah Lain

Program BINAR SMANSA sendiri baru dilaksanakan untuk kedua kalinya sejak resmi diluncurkan pada Januari 2026. 

Meski masih tergolong baru, dampaknya mulai terlihat dalam pola interaksi, sikap, hingga cara berkomunikasi para siswa.

Kegiatan ini juga melibatkan para pembina pramuka dari tingkat Kwarda, Kwarcab hingga kwartir ranting yang hadir sebagai guru tamu di kelas-kelas.

Laturiuw berharap program tersebut dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam membangun karakter generasi muda.

“Semoga kegiatan bina karakter SMANSA yang kami lakukan setiap bulan ini benar-benar bisa menginspirasi anak-anak bahwa karakter itu tidak bisa dipisahkan dari cara mereka bergaul, bersikap, dan bertutur kata,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.