Cemburu Berujung Maut, Pria di Batam Bunuh Kekasih Sesama Jenis
Muliadi Gani March 11, 2026 01:54 PM

 

PROHABA.CO, BATAM – Kota Batam digemparkan oleh kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Nongsa, Selasa (10/3/2026).

Seorang pria bernama M Yusuf (31), warga Tanjung Batu, menyerahkan diri ke Polsek Nongsa setelah menghabisi nyawa mantan kekasih sesama jenisnya, AS (22), di sebuah indekos Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar.

Kasus ini bermula dari hubungan asmara terlarang antara Yusuf dan AS yang telah berlangsung sekitar satu tahun.

Hubungan mereka mulai renggang ketika Yusuf bekerja di Bali selama tujuh bulan.

Di tengah jarak itu, AS meminta putus dengan alasan ingin kembali menjalani hidup normal.

Namun, Yusuf kemudian mengetahui bahwa AS justru menjalin hubungan dengan pria lain berinisial AB (24).

Fakta tersebut membuat Yusuf merasa dibohongi dan memicu kemarahan yang berujung tragedi.

Pada Selasa pagi, Yusuf menyewa rumah di depan kediaman korban untuk memantau aktivitasnya.

Sekitar pukul 11.20 WIB, ia melihat AS keluar rumah dan membuntutinya hingga ke Perumahan Family Dream.

Sesampainya di lokasi, Yusuf masuk ke kamar korban dan mendapati AS sedang berpelukan dengan AB.

Pemandangan itu membuat Yusuf gelap mata.

Pelaku kemudian memukul kepala kedua pria tersebut dengan kayu hingga terjadi pertengkaran hebat.

Dalam kondisi emosi, Yusuf mengeluarkan pisau dapur dari saku dan menikam AS di bagian punggung serta kepala.

Korban akhirnya tak berdaya dan meninggal dunia akibat luka tusukan.

Usai melakukan penusukan, Yusuf panik dan melarikan diri.

Namun tak lama kemudian, ia menyerahkan diri ke Polsek Nongsa dengan kondisi tubuh masih berlumuran darah.

Baca juga: Jaksa Tuntut Dua Pria Penyuka Sesama Jenis di Banda Aceh 85 Kali Cambukan

Tegang saat Pemeriksaan 

Wajah MY alias Yusuf (31) warga Tanjung Batu hanya tertunduk saat menjalani pemeriksaan di Polsek Nongsa, Selasa (10/3/2026) malam.

Mengenakan kaos hitam dan celana jins, pria itu diperiksa intensif setelah mengakui telah menghabisi nyawa mantan kekasih sesama jenisnya, AS (22).

Di hadapan penyidik, Yusuf mengaku aksi nekat itu dipicu rasa marah dan cemburu setelah mengetahui korban memiliki pasangan baru.

“Saya kesal, saya marah karena dibohongi sama dia.

Makanya saya nekat membunuhnya,” ujar Yusuf kepada wartawan.

Meski berbicara singkat, Yusuf mengaku menyesal telah gelap mata hingga mengakhiri nyawa mantan kekasihnya.

Cemburu dan Sakit Hati

Kapolsek Nongsa melalui Kanit Reskrim Rahmat Susanto mengatakan pembunuhan tersebut dipicu rasa cemburu dan sakit hati pelaku.

“Pelaku merasa cemburu dan sakit hati karena korban sebelumnya meminta putus dengan alasan ingin hidup normal, namun ternyata menjalin hubungan dengan pria lain,” jelasnya.

Saat ini Yusuf masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Nongsa.

Polisi kini masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk melengkapi proses penyidikan.

Motif mendalam masih ditelusuri, meski dugaan kuat mengarah pada hubungan pribadi antara pelaku dan korban.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-22 Ramadhan, Selamat dari Kesusahan Hari Kiamat

Ditemukan Bersimbah Darah

Kedatangan seorang pria di Batam masih dengan bercak darah pada bagian tubuhnya pada Selasa (10/3/2026) siang buat anggota Polsek Nongsa kaget. 

Pria berinisial My (22) itu merupakan pelaku pembunuhan terhadap A (24), seorang pria yang tewas dalam kamar indekos di Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Ia menyerahkan diri pada hari yang sama usai ia melancarkan aksinya tersebut.

"Pelaku sudah kami amankan.

Yang bersangkutan  langsung menyerahkan diri. Saat ini masih menjalani pemeriksaan lanjutan," ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Nongsa, Kompol Eriman saat ditemui di Kecamatan Nongsa, Selasa (10/3/2026) sore.

Korban menurutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Yang bersangkutan meninggal dunia dengan kondisi luka tusuk senjata tajam (sajam) pada tubuhnya.

"Korban mengalami luka tusukan di tubuh. Untuk sementara, luka ada di bagian punggung dan kepala," ungkapnya. 

“Untuk motif masih kami dalami. Kami belum bisa sampaikan sekarang. Masih pemeriksaan,” ujarnya. 

Pria Korban Pembunuhan Tewas Dalam Indekos

Peristiwa ini membuat warga Perumahan Family Dream geger.

Seorang penghuni indekos menemukan korban bersimbah darah di kamar dan segera melaporkan ke aparat. 

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmat Susanto membenarkan peristiwa ini.

Pihaknya masih masih berada dilokasi kejadian. 

“Iya, benar kejadiannya. Saya bersama anggota masih di TKP," ujar Kanit Reskrim, Iptu Rahmat saat dikonfirmasi. 

Kata dia, korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diambil tindakan. 

 Belum diketahui pasti motif hingga seorang pria ditemukan tewas dalam indekos di Batam ini.

Namun dari informasi yang berhasil dihimpun sementara, korban diduga dianiaya oleh seorang pria yang merupakan temannya sendiri. 

Kejadian itu dipicu rasa sakit hati. 

Pelaku disebut-sebut menyerang korban secara membabi buta. 

Setelah kejadian, korban langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Baca juga: Nekat Curi Motor Demi Modal Nikah, Sepasang Kekasih di Tanjungbalai Diringkus Polisi

Baca juga: Oknum TNI Diduga Bobol Toko Ritel di Tulungagung, Diamankan Usai Melompat dari Atap

Baca juga: Mahasiswi di Gayungan Surabaya Tikam dan Aniaya Pacar di Kos hingga Luka Parah Dipicu Cemburu

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.