TRIBUNNEWS.COM - Laga antara Al Khaleej dan Al Nassr di pekan ke-26 Saudi Pro League menyisakan dilema tersendiri terkait penunjukan wasit.
Duel Al Khaleej vs Al Nassr akan digelar pada Minggu (15/3/2026) pukul 02.00 WIB di Al-Khaleej Club Stadium.
Jelang laga ini, sorotan mengarah pada wasit yang akan bertugas. Ada dilema yang dirasakan oleh tuan rumah Al Khaleej terkait penunjukan wasit.
Sebelum melawan Al Nassr, Al Khaleej melakoni laga melawan Al Ittihad di mana mereka kalah tipis 1-0.
Laga itu menyisakan sejumlah kontroversi dari wasit yang bertugas yang dianggap berat sebelah yang akhirnya berujung pada kekalahan Al Khaleej.
Kini, mereka tak mau mengalami kejadian yang sama saat melawan Al Nassr, yang selama ini juga kerap menpadat catatan dari para lawannya.
Baca juga: Sorotan Liga Arab Saudi - Dulu Gacor, Kini Puasa Gol: Joao Felix Tetap Penting bagi Al Nassr
Pertandingan yang melibatkan Cristiano Ronaldo cs memang beberapa kali memunculkan polemik soal kepemimpinan wasit.
Sebelumnya, Al Ahli Saudi sempat meminta perubahan wasit sebelum menghadapi Al Nassr pada pekan ke-13 Januari lalu.
Tim peringkat runner up tersebut melakukan hal tersebut untuk memastikan netralitas dan menghindari potensi keberpihakan.
Kontroversi juga sempat muncul ketika Al Ittihad melayangkan protes resmi usai kalah 0-2 dari Al Nassr Februari lalu.
Klub asal Jeddah itu menilai ada dua insiden penalti yang seharusnya diberikan kepada mereka namun diabaikan oleh wasit yang akhirnya berujung kekalahan dari Al Nassr.
Berkaca pada pengalaman yang diraskan di laga sebelumnya dan juga tim-tim lain, Al Khaleej lantas berkeinginan untuk menggunakan wasit luar.
Namun demikian, keinginan tim peringkat 9 klasemen untuk menggunakan wasit dari luar Arab Saudi ini terbentur dengan ongkos yang harus dibayar.
Presiden Al Khaleej, Ahmed Khreideh, menegaskan bahwa klubnya tidak mengajukan permintaan untuk mendatangkan wasit asing saat melawan Al Nassr
Menurutnya, salah satu pertimbangan utama adalah biaya yang harus ditanggung klub jika meminta perangkat wasit dari luar negeri.
"Beban finansial untuk mendatangkan wasit asing sangat tinggi, dan itu menjadi faktor tambahan dalam keputusan kami untuk tetap menggunakan wasit lokal," ujarnya, dikutip Arriyadiyah.
Baca juga: Jorge Jesus Kena Batunya, Sindiran Pelatih Ronaldo Cs ke Al Hilal Berujung Denda Rp225 Juta
Khreideh juga menegaskan bahwa pihak klub tetap menaruh kepercayaan pada kemampuan wasit domestik untuk memimpin pertandingan secara adil.
Ia bahkan berharap kualitas perwasitan lokal bisa terus berkembang seiring meningkatnya kompetisi di liga.
"Kami selalu menantikan level wasit Saudi berkembang dengan sangat signifikan, dan kami memiliki semua kepercayaan pada kemampuannya untuk mengelola pertandingan dengan sukses," kata dia.
Di sisi lain, Al Khaleej juga sempat berdiskusi dengan komite wasit terkait sejumlah keputusan kontroversial pada laga sebelumnya melawan Al Ittihad.
Ketua komite wasit Saudi Manuel Navarro disebut telah memberikan penjelasan secara profesional terkait berbagai keputusan yang dipermasalahkan.
"Sekretariat menunjukkan tingkat profesionalisme yang sangat tinggi dalam meninjau semua kasus, dan saya sangat berterima kasih kepadanya dan komite atas perlakuan yang baik ini," jelasnya.
Terlepas dari polemik tersebut, performa Al Nassr di liga justru sedang sangat impresif. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu tengah mencatat 11 kemenangan beruntun di liga.
Rangkaian kemenangan tersebut membuat Al Nassr mendekati rekor kemenangan beruntun klub yang pernah tercipta pada musim 2013–2014.
Jika mampu mengalahkan Al Khaleej dan Al Najma pada dua laga berikutnya, Al Nassr berpeluang menyamai rekor terbaik tersebut.
Al Nassr sendiri saat ini memimpin puncak klasemen dengan 64 poin, unggul dua poin dari rival terdekat Al Ahli. Sedangkan Al Khaleej di posisi sembilan dengan 30 poin.
Menarik dinanti bagaimanakah laga akhir pekan nanti itu akan berjalan di tengah sorotan wasit yang memimpin pertandingan.
(Tribunnews.com/Tio)