Orang Tua Siswa Berharap Dedi Mulyadi Anulir SK Gubernur Soal Pencabutan Izin SMK IDN Bogor
Vivi Febrianti March 11, 2026 07:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Orang tua siswa SMK IDN Bogor berharap pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dianulir atau dibatalkan.

Orang tua berharap para siswa bisa melaksanakan kegiatan belajar di SMK IDN dengan tenang.

Hal ini diungkapkan oleh salah satu orang tua murid SMK IDN asal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, inisial Ibu A.

Ibu A mengaku anaknya yang menjadi salah satu siswa di SMK IDN terakhir kali masih aktif bersekolah sebelum menjalani masa libur sejak 8 Maret 2026 kemarin.

Namun keluarnya SK Gubernur soal pencabutan izin operasional SMK IDN membuat orang tua khawatir.

Ibu A menceritakan bahwa dirinya baru tahu SK Gubernur tertanggal 19 Januari 2026 itu pada awal Maret 2026 kemarin.

"Yang sekolah sampaikan ke kami dan juga komite sampaikan ke kami itu baru ketahuan kalau suratnya itu sudah ada, baru disampaikan ke pihak sekolah itu awal Maret, beberapa hari setelah itu baru terinfo ke kami," kata Ibu A saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (11/3/2026).

Terkait persoalan ini, dia berharap pencabutan izin SMK itu dibatalkan.

Sebab dia yakin jika ada masalah administrasi, pihak sekolah IDN pasti bisa menyelesaikannya tanpa harus ada pencabutan izin operasional sekolah yang bisa membuat para siswa terancam putus sekolah.

"Harapannya pencabutan (perizinan) itu dianulir, karena masalahnya kan cuma administrasi di sekolah ya, itu bisa dibenahi sekolah, bisa dipenuhi sekolah," katanya.

Ibu A mengaku bahwa anaknya di sekolahkan ke IDN ini disertai dengan harapan anaknya mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Apalagi sekolah IDN juga sudah dikenal dengan prestasi-prestasi yang dicapai para siswanya.

Meski ada opsi siswa dipindahkan, Ibu A tetap berharap agar anaknya tetap terus bersekolah di SMK IDN sampai lulus.

Ibu A mengaku bahwa banyak orang tua siswa yang lain pun berharap sama, ingin anaknya tetap bersekolah di SMK IDN.

"Jadi harapannya yaitu dianulir pencabutannya (SK Gubernur) itu. Karena itu sekolah berprestasi, terus juga sudah menghidupkan ekonomi sekitar, banyak sekolah yang sudah memfotocopy program-program IDN. Itu justru malah sebenarnya sekolah percontohan," ungkapnya.

Diketahui, ada sekitar 500 siswa yang terancam karena SK Gubernur pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor ini.

SMK IDN Bogor sendiri diketahui dikenal sebagai sekolah yang selama ini fokus pada bidang teknologi.
 Tidak hanya SMK, Yayasan IDN juga membuka jenjang pendidikan SMP hingga Politeknik.

Sekolah ini dikenal sebagai salah satu sekolah swasta yang mencetak siswa unggul bahkan sampai memenangkan kejuaran di luar negeri.

Salah satu program unggulan di sekolah IDN ini diantaranya adalah siswanya melakukan backpacker keliling dunia hingga ke belasan negara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.