Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Sosok Sopiah yang ditemukan tewas di pinggir jurang Jalan Lintas Gunung Kepahiang, pada Selasa (10/3/2026) lalu.
Mayat yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas tersebut diketahui setelah warga Desa Sungai Pinang, Musi Rawas yang kehilangan anggota keluarga beberapa waktu lalu, datang mengidentifikasi jenazah di RSUD Kepahiang.
Setelah diidentifikasi oleh pihak keluarga, mereka meyakini jasad tersebut merupakan perempuan yang sedang dicari.
"Iya kita yakin dari pakaian dan dibuktikan dengan hasil sidik jari tadi," ucap Adi Patiunus sepupu korban.
Sopiah sendiri merupakan putri bungsu Sahamin (59) dari empat bersaudara dan bekerja di tempat pembubutan ayam.
Baca juga: Misteri Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Jurang Lintas Gunung Kepahiang, Korban Sedang Hamil Tua
"Umurnya 22 tahun, dia sudah lumayan lama bekerja di tempat pembubutan ayam," jelas Adi.
Sementara orang tua korban bekerja sebagai petani kebun sawit di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Musi Rawas.
Atas kejadian tersebut, keluarga meminta untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban bernama Sopiah tersebut.
Mayat perempuan hamil tua yang ditemukan di jurang kawasan Liku 9 Jalan Lintas Gunung Kepahiang, Selasa (10/3/2026), akhirnya terungkap.
Identitasnya diketahui setelah dikenali keluarga, yakni Sopiah, warga Desa Sungai Pinang, Kabupaten Musi Rawas.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang melintas di lokasi kejadian.
Temuan itu kemudian langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jasad korban.
Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Kepahiang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan sedang hamil tua.
Bahkan, dari hasil pemeriksaan di RSUD Kepahiang ditemukan bayi di dalam tubuh jenazah yang juga telah meninggal dunia.
Di sisi lain, penemuan mayat tersebut berhubungan dengan warga Desa Sungai Pinang, Musi Rawas yang kehilangan anggota keluarga perempuan beberapa waktu sebelumnya.
Setelah diidentifikasi oleh pihak keluarga, mereka meyakini jasad tersebut merupakan perempuan yang sedang dicari.
"Iya kita yakin dari pakain dan dibuktikan dengan hasil sidik jari tadi," ucap Adi Patiunus sepupu korban.
Atas kejadian tersebut, keluarga meminta untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban bernama Sopiah tersebut.
"Namanya Sopiah, iya kita minta dilakukan autopsi," ujar Adi.
Sehingga jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi pada Rabu (11/3/2026).
"Iya jenazah kita bawa ke rumah sakit bhayangkara untuk autopsi pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB," ucap Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang Ipda Abdullah Barus.