Pemudik Lebaran 2026 Diminta Hindari Jalur Cukang Monteng dan Cijapati, Ini Alasannya
Ravianto March 11, 2026 08:27 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung secara tegas tidak merekomendasikan pemudik menggunakan jalur alternatif Cukang Monteng (Ibun) dan Cijapati selama arus mudik Lebaran 2026.

Jalur ini dinilai memiliki risiko tinggi bagi pengendara yang hendak pulang ke kampung halaman.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menjelaskan bahwa kedua jalur tersebut memiliki kontur jalan yang berkelok tajam, serta tanjakan dan turunan yang ekstrem.

Kondisi tersebut membuat jalur ini menjadi titik rawan kecelakaan.

"Dua jalur itu memang dari tahun ke tahun tidak kami rekomendasikan untuk dilintasi selama mudik Lebaran. Konturnya sangat rawan bagi kendaraan," ujar Hilman kepada awak media, Rabu (11/3/2026).

Antisipasi Rem Blong hingga Kebakaran Kendaraan

Baca juga: Ada 129 CCTV Pantau Pergerakan Mudik Lebaran 2026 di Bandung Barat, Tersebar di 59 Titik

Meski tidak disarankan, Dishub menyadari bahwa masih banyak pemudik yang memilih jalur tersebut sebagai jalan pintas. 

Oleh karena itu, Dishub tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Salah satu fokus utama adalah risiko kendaraan matic yang mengalami rem blong atau panas berlebih (overheat) saat melintasi turunan curam.

WAWANCARA - Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan, Soreang, Kabupaten Bandung.
WAWANCARA - Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar saat ditemui di Kantor Dinas Perhubungan, Soreang, Kabupaten Bandung. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

"Kami bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkar). Kami minta Damkar untuk standby di sana."

"Banyak kendaraan matik yang melintas dan rawan kecelakaan seperti rem blong atau bahkan kebakaran mesin. Itu yang harus kami waspadai," tegas Hilman.

Fasilitas Keselamatan Diperketat

Untuk mendukung keselamatan, Dishub Kabupaten Bandung telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya:

  • Posko Siaga: Ditempatkan di titik-titik krusial jalur Cukang Monteng dan Cijapati.
  • Penerangan Jalan Umum (PJU): Penambahan lampu penerangan hasil kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat.
  • Personel Tambahan: Penebalan anggota tim di lapangan, khususnya di titik rawan Cukang Monteng.

Siapkan Personel Jelang Puncak Mudik

Hingga saat ini, Dishub Kabupaten Bandung belum mencatat adanya peningkatan volume arus mudik yang signifikan.

Meski demikian, personel akan disiagakan mulai 14 Maret 2026.

Hilman juga mengingatkan pemudik untuk mewaspadai dua gelombang puncak arus mudik berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, yakni pada 14–15 Maret dan 19–20 Maret 2026, serta antisipasi saat arus balik nanti.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.