- Perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Berdampak besar terhadap kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza.
Konflik regional yang pecah pada (28/2) itu memperparah krisis yang sebelumnya sudah lama melanda wilayah tersebut.
Laporan Al Jazeera (11/3) menyebutkan bahwa Israel menutup sejumlah jalur penyeberangan.
Menuju Gaza pada hari pertama pecahnya perang Iran.
Penutupan itu membuat aliran bantuan kemanusiaan terhenti.
Bahkan mengganggu distribusi makanan serta kebutuhan pokok.
Bagi lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.
Penutupan perbatasan menyebabkan truk bantuan dan pasokan penting tidak dapat masuk seperti biasanya.
Jalur penyeberangan Kerem Abu Salem atau Kerem Shalom memang sempat dibuka kembali secara terbatas.
Selain bantuan makanan, pembatasan juga diberlakukan terhadap pasokan bahan bakar dan alat berat.
Padahal, peralatan tersebut sangat dibutuhkan untuk memperbaiki infrastruktur.
Serta membersihkan puing-puing bangunan yang hancur akibat perang.
Kondisi ini langsung memengaruhi aktivitas pasar di Gaza.
Warga berbondong-bondong mendatangi pasar untuk membeli makanan sebelum stok semakin menipis.
Rumah sakit di Gaza bahkan dilaporkan beroperasi dengan kapasitas terbatas karena kekurangan bahan bakar serta obat-obatan.(*)