290 Pelajar Buddha di Padang Ikuti Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran 2026
Rezi Azwar March 11, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sebanyak 290 pelajar beragama Buddha tingkat SD, SMP, dan SMA di Kota Padang mengikuti kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026 yang digelar di Gedung Sekolah Nasional Plus (SNP) Manjushri, Jalan Muara No. 34-38, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat.

Kegiatan pembinaan spiritual yang diinisiasi Wihara Buddha Warman Buddhist Centre Padang bersama Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk memperdalam nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat karakter generasi muda.

Fokus pada Penguatan Nilai-nilai Spiritual

PEMBINAAN KARAKTER- Kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026 yang digelar di Gedung Sekolah Nasional Plus (SNP) Manjushri, Jalan Muara No. 34-38, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat.
PEMBINAAN KARAKTER- Kegiatan Bina Widya XXIX dan Retret Hidup Berkesadaran (RHB) 2026 yang digelar di Gedung Sekolah Nasional Plus (SNP) Manjushri, Jalan Muara No. 34-38, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat. (Dokumentasi/Pemko Padang)

Ketua Pengurus Harian Wihara Buddha Warman Buddhist Centre Padang, Romo Pandita Sudharma SL, mengatakan kegiatan Bina Widya XXIX dan RHB tahun ini mengusung tema “Berlatih Hidup Sadar Penuh, Membangun Harmoni, dan Menumbuhkan Semangat Bhakti yang Penuh Welas Asih.”

Ia menjelaskan, kegiatan untuk tingkat SMP dan SMA diikuti sebanyak 150 peserta dan berlangsung pada 8 hingga 13 Maret 2026.

Sedangkan untuk tingkat SD diikuti 140 peserta dengan jadwal pelaksanaan pada 15 hingga 18 Maret 2026.

Baca juga: Harga Emas di Padang Turun Tipis Rabu 11 Maret 2026, Perhiasan Rp6,3 Juta per Ameh

“Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus mempererat persaudaraan antar pelajar Buddha dari berbagai sekolah di Kota Padang. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai rangkaian aktivitas seperti ceramah Dharma, meditasi, refleksi diri, serta penguatan nilai-nilai spiritual,” ungkapnya.

Apresiasi Wali Kota Padang: Bersamaan dengan Pesantren Ramadan

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pembinaan spiritual tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya penguatan karakter generasi muda di Kota Padang.

Menurutnya, kegiatan Bina Widya dan Retret Hidup Berkesadaran juga digelar bersamaan dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan bagi siswa Muslim di Kota Padang.

Baca juga: Harga Cabai di Padang Tembus Rp40.000, Minyak Goreng Curah Sentuh Rp20.000 per Kilogram

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Bina Widya dan Retret Hidup Berkesadaran yang digelar bersamaan dengan Pesantren Ramadan bagi siswa Muslim di Kota Padang. Kegiatan ini penting untuk memperkuat karakter generasi muda dan sejalan dengan arah pendidikan nasional dalam membentuk tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang akan terus mendorong berbagai program penguatan karakter bagi pelajar melalui kegiatan pembinaan keagamaan lintas agama.

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut untuk melahirkan generasi muda yang berilmu, berdaya saing global, serta menjunjung tinggi nilai budaya dan ajaran agama,” ungkapnya.

Dihadiri Tokoh Lintas Agama dan Adat

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova.

Hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang Salmadanis, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.