TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau bertambah luas, Rabu (11/3/2026).
Pasalnya, api Karhutla yang lama belum padam muncul lagi titik api yang baru di wilayah Desa Pulau Muda. Kebakaran sebelumnya melanda semak belukar dan kebun kelapa sawit milik masyarakat di Parit Beringin dan Parit Makmur.
Operasi pemadaman telah berlangsung selama empat hari sejak api terdeteksi pada Sabtu (7/3/2026) sore lalu.
"Kemarin sore api muncul di Parit Sri Mawar. Apinya cukup besar, tapi langsung ditangani tim," ujar Kepala Desa Pulau Muda, Andika kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (11/3/2026)
Ia menyebutkan, personil gabungan yang melakukan pemadaman sejak awal di lokasi pertama melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA), perangkat desa, warga setempat, serta dibantu regu pemadam dari PT SPA. Diperkirakan lahan gambut yang sudah hangus terbakar mencapai 10 hektar lebih.
Kemudian personil dari Manggala Agni dan regu pemadam dari PT Arara Abadi ikut bergabung dengan tim untuk membantu pemadaman sejak Selasa (10/3/2026) sore lalu.
Selanjutnya, pada Rabu (11/3/2026) tim Manggala Agni dan PT Arara Abadi digeser ke Parit Sri Mawar setelah titik api baru terpantau.
Jadi tim dibagi dua lagi untuk pemadaman dan pendinginan di dua lokasi. Cuaca juga sangat panas di sini, tidak ada hujan turun," kata Andika.
Lahan yang telah gosong di Parit Sri Mawar diperkirakan mencapai 6 hektar yang ditumbuhi semak dan kebun sawit berusia muda. Operasi pemadaman masih berlangsung di kedua lokasi. Tim gabungan berjibaku untuk memadamkan api dan menghilangkan asap.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)