TRIBUNPADANG.COM, PADANG — Lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) direspons dengan penambahan penerbangan ekstra serta pembukaan posko layanan terpadu untuk penumpang.
General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang BIM, Dony Subardono, mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan tetap optimal di tengah peningkatan jumlah penumpang.
“Ada extra flight sekitar tujuh penerbangan setiap hari. Sebenarnya yang diajukan lebih banyak, namun karena keterbatasan armada, realisasinya tujuh, dan itu sudah sangat membantu,” ujar Dony, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, penambahan penerbangan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang mudik melalui jalur udara.
Selain itu, BIM juga menghadirkan posko terpadu yang melibatkan berbagai instansi untuk memberikan kemudahan bagi pemudik.
Baca juga: Puncak Arus Mudik di BIM Bergeser H-1 Lebaran, Penumpang Pesawat ke Sumbar Tembus 11 Ribu Orang
“Kami sudah membuka posko Lebaran untuk layanan informasi dan pengamanan. Telkomsel dan Pertamina juga ikut membuka posko pelayanan,” katanya.
Dony menjelaskan, kehadiran posko ini bertujuan memberikan kenyamanan sekaligus membantu penumpang dalam mengakses berbagai kebutuhan selama berada di bandara.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, pergerakan penumpang di BIM menunjukkan tren peningkatan. Pada H-2, tercatat 6.363 penumpang datang dan 3.980 penumpang berangkat, dengan dominasi penumpang datang mencapai 61,5 persen.
Sementara secara kumulatif sejak H-7 hingga H-2, jumlah penumpang yang datang mencapai 34.149 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 21.400 orang.
"Secara keseluruhan, peningkatan penumpang mencapai sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Baca juga: Polres Sawahlunto Siapkan 2 Posko Mudik Lebaran 2026, Cek Lokasinya
Dony menambahkan, meskipun sempat terjadi pergeseran prediksi puncak arus mudik, pihaknya memastikan seluruh layanan tetap siaga penuh.
“Insya Allah hari ini menjadi puncak arus mudik, dan kami sudah siap memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya penjemput penumpang, agar mempersiapkan uang elektronik sebelum masuk area bandara guna menghindari antrean panjang di pintu masuk.
“Jangan sampai melakukan pengisian ulang di gerbang masuk karena bisa menyebabkan penumpukan kendaraan,” tutupnya.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyoroti stabilitas harga tiket pesawat saat arus mudik Lebaran 1447 H.
Hal itu disampaikannya saat melakukan pemantauan H-1 lebaran di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (19/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi tidak hanya meninjau fasilitas dan pelayanan, tetapi juga berdialog langsung dengan para pemudik, khususnya terkait harga tiket penerbangan dari luar daerah menuju Padang.
“Tadi saya sempat menanyakan langsung kepada pemudik terkait harga tiket. Mereka mengaku membeli sejak jauh hari sehingga masih mendapatkan harga yang relatif murah,” ujar Mahyeldi kepada TribunPadang.com.
Meski begitu, ia mengingatkan seluruh pihak terkait, termasuk pengelola bandara dan maskapai penerbangan, agar tetap menjaga harga tiket sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: 15 Titik di Sumbar Pantau Hilal, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri Malam Ini
“Kita minta harga tiket, baik ke Padang maupun ke Jakarta, tidak melebihi harga tertinggi. Ini penting untuk menjaga kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Mahyeldi menilai, kestabilan harga tiket menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran arus mudik, khususnya bagi para perantau yang ingin pulang kampung ke Sumatera Barat.
Menurutnya, jika harga tiket tetap terkendali, maka semangat masyarakat untuk mudik akan semakin tinggi dan terfasilitasi dengan baik.
Selain menyoroti harga tiket, Mahyeldi juga memastikan pelayanan di BIM berjalan optimal. Ia mengapresiasi kesiapan petugas posko Lebaran serta peningkatan layanan, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
“Alhamdulillah pelayanan di BIM semakin baik, baik nasional maupun internasional sudah teratasi dengan baik,” katanya.
Baca juga: Cek Prakiraan Cuaca Jumat 20 Maret 2026, Pagi Potensi Hujan Ringan di Mentawai dan Dharmasraya
Dalam pemantauan tersebut, Mahyeldi turut didampingi unsur Forkopimda Sumbar dan General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang BIM, Dony Subardono.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap, dengan pengawasan harga tiket dan peningkatan pelayanan, arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(*)