Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Arus mudik Lebaran 2026 kian memuncak. Pada H-2, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak dan sekitarnya mencapai 163.603 orang.
Sementara itu, arus sebaliknya dari Sumatera ke Jawa juga mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, pergerakan penyeberangan di lintas Jawa–Sumatera pada H-3 atau 19 Maret 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Pantau Jalur Arus Mudik di Merak Banten Via CCTV, Ini Linknya
Dari sisi keberangkatan Jawa ke Sumatera, tercatat sebanyak 142 trip kapal beroperasi melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.
Total penumpang yang menyeberang mencapai 163.603 orang atau meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 154.931 orang.
Jumlah kendaraan roda dua tercatat 22.865 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.863 unit.
Sementara kendaraan roda empat mencapai 19.459 unit atau meningkat 8,2 persen dari sebelumnya 17.982 unit.
Sebaliknya, jumlah truk mengalami penurunan menjadi 1.211 unit atau turun 18,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.492 unit.
Begitu pula dengan bus yang tercatat 905 unit atau turun 4,8 persen dari 951 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-3 mencapai 44.440 unit atau naik 5,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 42.288 unit.
Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-2, jumlah penumpang tercatat 631.531 orang atau naik 1,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 620.698 orang.
Total kendaraan juga meningkat menjadi 163.310 unit atau naik 7,4 persen dari sebelumnya 152.024 unit.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik.
"Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan pada H-3 menjadi indikator bahwa puncak arus mudik mulai terjadi. Kami terus mengoptimalkan layanan dan operasional kapal agar distribusi penyeberangan tetap lancar," ujar Heru, Kamis (19/3/2026).
Sementara itu, dari arah sebaliknya, yakni Sumatera ke Jawa, lonjakan juga terlihat cukup signifikan.
Berdasarkan data Posko Bakauheni, tercatat 167 trip kapal beroperasi pada periode yang sama.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 57.319 orang atau meningkat 19,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 47.962 orang.
Kendaraan roda dua tercatat 978 unit atau melonjak 34,9 persen dari tahun lalu sebanyak 725 unit.
Kendaraan roda empat mencapai 7.250 unit atau naik 18,8 persen dari 6.105 unit.
Selain itu, truk yang menyeberang mencapai 1.744 unit atau naik 37,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.266 unit.
Sementara bus tercatat 784 unit atau meningkat 14,1 persen dari 687 unit.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H-3 mencapai 10.756 unit atau meningkat 22,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 8.783 unit.
Secara kumulatif H-10 hingga H-2, jumlah penumpang tercatat 337.650 orang atau naik 3,4 persen dari tahun lalu sebanyak 326.516 orang.
Total kendaraan mencapai 70.781 unit atau meningkat 9,8 persen dibandingkan 64.441 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Heru menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik dengan meningkatkan frekuensi pelayaran serta memperkuat koordinasi lintas instansi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket secara daring, serta mematuhi jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan di pelabuhan," pungkasnya.