Kebakaran Hebat SMAN 1 Toho Mempawah, Gedung Lama Hangus Terbakar Dini Hari
Faiz Iqbal Maulid March 20, 2026 06:25 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - SMAN 1 Toho, Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah dilanda kebakaran pada Kamis 19 Maret 2026 dini hari WIB.

Kepala SMAN 1 Toho, Agus Subagio, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.10 WIB.

Insiden ini, kata Agus diketahui pertama kali oleh warga yang terdengar suara letusan disertai munculnya asap dan api dari area sekolah.

"Kami mendapat informasi dari warga bahwa terdengar suara letusan, kemudian terlihat asap dan api dari bagian perkantoran sekolah. Warga bersama penjaga malam langsung berupaya memadamkan api agar tidak meluas," ujar Agus Subagio, Kamis 19 Maret.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.40 WIB setelah upaya pemadaman oleh tim pemadam kebakaran dari Sungai Pinyuh yang dibantu warga setempat.

Bangunan yang Terbakar Berdiri Sejak 98

Ia menjelaskan, bagian yang terbakar merupakan bangunan lama yang sudah berdiri sejak tahun 1998.

Bangunan tersebut digunakan sebagai ruang perkantoran dan sebagian besar materialnya masih berbahan kayu, sehingga api dengan cepat menjalar.

"Bangunan yang terbakar ini merupakan gedung lama, digunakan untuk ruang guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, BK, TU, dan gudang. Materialnya banyak dari kayu, sehingga api cepat membesar," jelasnya.

• Kerugian Fantastis Ruko 3 Pintu di Mempawah yang Hangus Terbakar! Pemilik Alami Luka Bakar

Agus juga menyebutkan bahwa sebelumnya sempat dilakukan perbaikan instalasi listrik oleh pihak PLN, lantaran sering terjadi gangguan seperti listrik padam dan tegangan yang tidak stabil, khususnya di area perkantoran.

"Beberapa waktu lalu memang ada perbaikan instalasi listrik karena sering terjadi pemadaman dan voltase turun. Ini terjadi di ruang perkantoran yang kini terbakar," tambahnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, terutama dari kerusakan bangunan dan peralatan administrasi sekolah.

Agus berharap ke depan ada perhatian untuk perbaikan fasilitas sekolah, khususnya bangunan lama yang dinilai sudah tidak layak.

"Kami berharap ke depan ada perhatian untuk perbaikan fasilitas, terutama bangunan lama agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.