TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, menyambut dan memaknai Idul Fitri adalah merayakan kemenangan iman setelah sebulan berpuasa, ditandai dengan kembali ke fitrah (kesucian) hati dan mempererat silaturahmi.
Ia dirayakan dengan syukur, zakat fitrah, salat Id, serta menjaga kebersihan hati dari kedengkian, menjadi momen refleksi diri untuk menjadi pribadi lebih baik.
Berbicara perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 20 Maret 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada Jumat hari ini, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber 20 Maret 2026 bertemakan "Menyambut dan Memaknai Idul Fitri".
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Pelajaran Berharga Setelah Lepas dari Ramadan
Khutbah 1
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا لِلْأَعْمَالِ الْجَارِيَة, وَصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ وَبَارِكْ عَلَى خَيْرِ البَرِيَّة وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالذُّرِّيَّة, أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأََرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman, Islam, serta kesempatan kepada kita untuk berkumpul di hari Jumat yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026 : Evaluasi Capaian Ibadah di Akhir Ramadan
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Kini kita baru saja meninggalkan bulan Ramadan dan merayakan Idul Fitri. Hari raya ini bukan sekadar perayaan, tetapi merupakan momentum kembali kepada fitrah—yakni kesucian jiwa setelah ditempa selama sebulan penuh dengan ibadah.
Allah SWT berfirman bahwa beruntunglah orang yang mensucikan jiwanya. Ramadan adalah madrasah ruhani yang melatih kita menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kepedulian sosial. Maka Idul Fitri adalah hasil dari proses tersebut—bukan sekadar pakaian baru atau hidangan istimewa, tetapi hati yang bersih dan jiwa yang kembali dekat kepada Allah.
Baca juga: Teks Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Lantjutkan Estafet Takwa Meski Ramadan Telah Berlalu
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Ada beberapa pelajaran penting dari Idul Fitri yang perlu kita renungkan:
Pertama, kembali kepada kesucian (fitrah). Setelah Ramadan, kita diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik—lebih jujur, lebih sabar, dan lebih taat kepada Allah SWT.
Kedua, mempererat silaturahmi. Idul Fitri mengajarkan kita untuk saling memaafkan. Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, maka membuka pintu maaf adalah tanda kelapangan hati dan kemuliaan akhlak.
Ketiga, meningkatkan kepedulian sosial. Zakat fitrah yang kita tunaikan mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak sempurna tanpa berbagi dengan sesama, terutama kepada fakir miskin.
Namun yang perlu kita renungkan, apakah semangat Ramadan akan terus kita jaga, atau justru memudar setelah Idul Fitri berlalu?
Jangan sampai kita termasuk orang yang hanya rajin beribadah di bulan Ramadan, tetapi kembali lalai setelahnya. Orang yang benar-benar berhasil adalah mereka yang istiqamah dalam kebaikan sepanjang waktu.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Memanfaatkan Waktu di Akhir Ramadan
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Maret 2026: Jangan Jemawa di Akhir Ramadan
Khutbah 2
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita jadikan Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Pertahankan shalat berjamaah, lanjutkan membaca Al-Qur’an, perbanyak sedekah, dan jaga lisan serta perbuatan kita.
Ingatlah bahwa tanda diterimanya amal seseorang adalah ketika ia mampu menjaga konsistensi dalam kebaikan setelahnya.
Mari kita berdoa:
Allahumma ya Allah, terimalah amal ibadah kami di bulan Ramadan. Jadikan kami termasuk orang-orang yang kembali suci dan termasuk hamba-hamba-Mu yang bertakwa. Satukan hati kami, kuatkan ukhuwah di antara kami, dan jadikan negeri kami negeri yang aman, damai, dan penuh berkah.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ. رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ