TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumat pagi (20/3/2026) suasana di sekitar Masjid Jami Al-Jihad, Paninggilan Utara, Ciledug, Kota Tangerang, terasa berbeda dari biasanya.
Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, jemaah Muhammadiyah sudah berdatangan untuk menunaikan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Lantunan takbir mengiringi langkah - langkah kaki para jemaah yang terus berdatangan. Namun ruangan masjid punya keterbatasan untuk menampung banyaknya jemaah ibadah Salat Id.
Baca juga: Perbedaan Lebaran 2026: Ada yang Kamis, Muhammadiyah-Ponpes Gontor Hari Ini, Versi Pemerintah Besok
Hal ini membuat satu sisi Jalan H. Mencong beralih fungsi menjadi hamparan saf salat untuk mengakomodir jemaah yang terus berdatangan.
Sejadah digelar, dan pot-pot tanaman serta safeline traffic cone berwarna oranye disusun sebagai pembatas sederhana antara jemaah dan kendaraan yang lalu lalang. Meski harus berbagi ruang, suasana tetap khusyuk.
Di sisi lain, relawan berompi oranye bersama anggota TNI dan Polri berdiri pada dua ujung yang berseberangan.
Mereka mengatur lalu lintas, karena kendaraan khususnya roda empat atau lebih harus bergantian. Namun situasi lalin tetap kondusif, tanpa ada klakson atau penumpukan kendaraan.
Sesekali, suara instruksi terdengar untuk kendaraan melintas bergantian. Tapi tak mengganggu kekhidmatan salat yang berlangsung.
Momen ini mencerminkan toleransi di ruang publik, saling berbagi antara mereka yang beribadah dengan aktivitas masyarakat yang terus berjalan.