Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Baznas Kota Bandar Lampung menyalurkan sebanyak 95 ton beras dari para muzaki kepada sekitar 22 ribu mustahik pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah.
Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Saleh mengatakan, penghimpunan dan penyaluran zakat pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini penghimpunan dan penyaluran zakat meningkat. Sebanyak 95 ton beras telah didistribusikan dengan jangkauan puluhan ribu penerima manfaat atau mustahik,” kata Ismail Saleh dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Ditambahkan Ismail, penyaluran zakat yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Yakni diberikan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf), seperti fakir, miskin, hingga fisabilillah.
Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana banjir serta kelompok rentan lainnya yang membutuhkan bantuan.
Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras Serta ZIS Kepada PPPK Paruh Waktu
“Penyaluran ini telah menjangkau hampir 22.000 mustahik yang tersebar di 20 kecamatan dan 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Untuk memastikan penyaluran zakat tepat sasaran, kata dia, pihaknya tidak bekerja sendiri.
Baznas Kota Bandar Lampung juga melibatkan berbagai pihak, seperti pondok pesantren, panti asuhan, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid.
“Jadi kami tidak bekerja sendiri untuk menyalurkan zakat ini. Kami melibatkan pihak-pihak yang memang memiliki data masyarakat yang berhak menerima zakat agar distribusi tepat sasaran,” jelasnya.
Ismail menambahkan tren penghimpunan zakat di Bandar Lampung setiap tahun terus mengalami peningkatan.
Namun demikian, pihaknya berharap jumlah mustahik justru semakin menurun melalui program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan.
“Tujuan zakat bukan hanya konsumtif, tetapi juga produktif. Hari ini mustahik, ke depan diharapkan bisa menjadi muzaki,” tandasya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)