Salat Ied Idulfitri di Kampus Umri, Khatib Minta Berlapang Dada pada Perbedaan
Sesri March 20, 2026 12:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Salat ied Idulfitri 1447 Hijriah di kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dihadiri ribuan orang. Meski hujan mengguyur, tak menyurutkan jemaah hadir langsung.

Salat ied dilakukan di Masjid Baitul Hikmah yang ada di kawasan kampus. Karena jumlah jemaah cukup banyak, ada yang harus melaksanakan salat di ruang kelas hingga halaman masjid. 

Dr H Zulfadli Lc MA selaku khatib menekankan persatuan dalam suasana perbedaan jadwal Idulfitri tahun ini. Apalagi, pemerintah telah menetapkan  Idulfitri 1447 H jatuh pada tanggal 21 Maret 2026.

"Sementara kita Idulfitri hari ini. Meski demikian, perbedaan tersebut bukan alasan untuk kita terpecah," katanya. Dia mengajak umat Islam berlapang dada dengan perbedaan.

"Justru yang paling banyak itu persamaan. Sama-sama Tuhan kita Allah, nabi kita Muhammad, sama-sama agama Islam, kita suci kita Alquran. Banyak yang sama, yang berbeda itu hanya berbeda tanggal hari raya saja," tuturnya.

Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak melihat persamaan yang ada. Lalu, melupakan perbedaan sehingga bisa tetap bersatu sebagai umat Islam. 

Baca juga: Suasana Sholat Idul Fitri di Masjid Nurul Yakin Muhammadiyah Pekanbaru, Jemaah Membludak

Baca juga: Jemaah Membludak, Sholat Ied di Masjid Al Fida Pekanbaru Dilaksanakan Dua Kali

Dia juga menyampaikan tentang enam hal yang perlu dilakukan agar tetap meraih kemenangan pasca ramadan. Yaitu, istiqomah, memperbanyak dzikir, taat kepada Allah dan Rasul, jangan berbantah-bantah, bersabar dan ikhlas. 

Sementara, Wakil Rektor III Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, M.Si mengaku bersyukur salat ied Idulfitri di kampus berlangsung hikmat.

Meskipun, lokasi salat yang awalnya dilakukan di halaman kampus dipindah ke dalam masjid dan ruang lainnya akibat hujan.

"Ini momen setiap tahun yang kita lakukan. Kita memberikan akses, tempat dan edukasi kepada masyarakat untuk merayakan salat Idulfitri di kampus. Ini bukti kampus berdampak bagi masyarakat," katanya.

Terkait perbedaan jadwal Idulfitri, Jufrizal berharap semua memandangnya sebagai anugerah untuk saling menghargai.

"Meskipun hari ini Muhammadiyah berlebaran, tapi bukan berarti bisa semena-mena makan di pinggir jalan. Kita tetap menghargai teman-teman Muslim yang masih berpuasa hari ini," tuturnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.