- Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Jalan Ki Hajar Dewantara, Timika, Papua Tengah, mulai dipenuhi aktivitas warga.
Jalan yang berada di kawasan kota ini berubah menjadi salah satu titik keramaian setiap sore selama Ramadhan.
Di sepanjang ruas jalan, deretan pedagang makanan dan minuman terlihat menjajakan berbagai hidangan berbuka puasa.
Aroma gorengan yang masih hangat bercampur dengan kesegaran es buah dan aneka kue tradisional, menciptakan suasana khas Ramadhan yang menggoda selera.
Keramaian itu juga berlatar kemegahan Masjid Agung Babussalam Timika yang berdiri di kawasan tersebut.
Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Sejak sore hari, warga mulai berdatangan ke kawasan ini untuk menghabiskan waktu ngabuburit.
Sebagian berjalan menyusuri lapak pedagang untuk mencari menu berbuka puasa, sementara yang lain duduk santai di sekitar area masjid sambil menikmati semilir angin sore.
Hidangan yang dijajakan di kawasan ini cukup beragam.
Mulai dari gorengan, es buah, hingga aneka kue khas daerah yang banyak diminati masyarakat.
Ragam pilihan tersebut menjadikan Jalan Ki Hajar Dewantara sebagai salah satu lokasi favorit warga Timika untuk berburu takjil.
Menjelang Magrib, halaman Masjid Agung Babussalam mulai dipadati jemaah yang datang lebih awal.
Ada yang memanfaatkan waktu untuk berzikir, ada pula yang sekadar duduk santai sambil menunggu azan berkumandang.
Suasana semakin terasa khusyuk ketika suara pengajian dari pengeras suara masjid terdengar pelan di tengah lalu lintas kendaraan yang mulai melambat.
Langit yang perlahan berubah warna menjadi jingga menambah kehangatan suasana senja di kota tersebut.
Keramaian di kawasan ini tidak hanya diisi oleh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Warga dari berbagai latar belakang juga turut meramaikan suasana dengan datang untuk menikmati kuliner atau sekadar berjalan-jalan.
Kebersamaan itu menjadi potret keberagaman masyarakat Kabupaten Mimika yang hidup berdampingan dengan penuh toleransi.
Ramadhan di Timika tidak hanya menghadirkan semangat ibadah, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Bagi masyarakat setempat, momen ngabuburit di Jalan Ki Hajar Dewantara bukan sekadar menunggu waktu berbuka puasa.
Lebih dari itu, suasana ini menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan warga dalam kehangatan Ramadhan di bawah langit senja Timika.(*)
Program: Ngabuburit Asyik
Editor: VP Magang Yusuf Prasetyo Utomo
#ngabuburit #pasarramadhan #kuliner #ramadhan2026 #umkm #papuatengah